Waspada Penipuan Berkedok Investasi Titip Dana

Lama baca: 6 menit

Satu pesan singkat masuk ke ponsel saya, dikirim dari nomor 0856-5635-5459. Bunyi pesan yang saya terima tersebut adalah sbb: “JOIN INVESTASI TITIP DANA.  600rb GET 7jt.  1jt GET 15jt.  1,5jt GET 32 jt.  2jt GET 40jt.  4jt GET 80jt.  5jt GET 95jt.” Di akhir pesan ada URL yang begitu diklik membawa saya ke sebuah blog yang beralamat di https://join-recovery-sukses.blogspot.com/.

Sebagai informasi awal untuk pembaca, ini bukan pertama kalinya saya menerima pesan singkat serupa.  Pesan yang saya terima beberapa bulan lalu membawa saya ke sebuah blog yang tampilannya sama persis dengan blog di atas hanya saja alamatnya berbeda di – jika saya tidak salah ingat – https://dana-recovery-sukses.blogspot.com/

Di blog gratisan tersebut disertakan tombol [CHAT VIA WA] yang bisa diklik untuk chat dengan adminnya di nomor 0856-5635-6664.

Sebelumnya perlu saya ingatkan bahwa blog tersebut dan investasi yang ditawarkannya 99,99% TERINDIKASI PENIPUAN.

Di blognya terpajang banyak tangkapan layar (screenshot) chat WhatsApp yang memperlihatkan keberhasilan orang-orang yang menggunakan jasa mereka. Ada pula testimoni.

Karena saya yakin itu adalah penipuan, saya hanya perlu mencari bukti-bukti yang bertebaran di internet.

Baca juga: Terkena Jebakan KREDIVO

Bukti-bukti Bahwa Recovery Dana Sukses Terindikasi Penipuan

Kita mulai dari blognya saja. Sebelumnya yang perlu diketahui adalah situs apapun yang di akhirnya selalu diikuti dengan blogspot adalah situs yang pembuatannya tidak mengeluarkan biaya alias gratis 100%.

Jadi, jika ada sebuah situs yang menawarkan uang tapi menggunakan alamat gratisan, pasti ada sesuatu yang salah.  Jika bukan operasinya yang salah (melanggar hukum, misalnya), bisa jadi apa yang ditawarkan situs tersebut adalah sebuah kebohongan.

Nomor WhatsApp-nya Tidak Cocok dengan Domisili

Blog tersebut memajang foto seseorang berikut KTP-nya.  Dugaan saya, foto dan KTP yang dipajang adalah milik orang lain yang bisa jadi tidak tahu menahu masalah ini.  KTP yang dipajang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Kota Samarinda atas nama Walesa Landung Wibisana.  Mas Walesa ini disebutkan lahir di Semarang.

Sekarang kita cross check dengan nomor WhatsApp 0856-5635-6664 yang dipajang di blognya.

Dari penelusuran menggunakan tools HLR Lookup didapati fakta bahwa nomor 0856-5635-6664 adalah nomor yang berasal dari Makassar.  Bahkan, nomor 0856-5635-5459 yang mengirim pesan singkat ke nomor saya pun berasal dari kota yang sama.

penelusuran hlr lookup untuk nomor admin dana recovery sukses yang dipajang di blognya, screenshot

Di sini sudah ada ketidakcocokan.  KTP Samarinda, lahir di Semarang, tapi nomor ponselnya area Makassar.

Di sebuah situs, saya menemukan nomor rekening a.n Walesa Wibisana ini dilaporkan sebagai penipu dan dimaki-maki memakan uang haram.

Jumlah Visitor (Pengunjung) yang Ternyata Rekayasa

Di bilah kanan blog tersebut termpampang informasi jumlah visitors.  Saat saya mengunjungi blog tersebut, jumlah pengunjung disebut-sebut berada di angka 460.684.

jumlah visitor blog, screenshot

Tapi apakah informasi tersebut benar adanya?

Saat saya memeriksa, jumlah visitor yang dipajang di blog tersebut hanya file gambar, bukan data sebenarnya yang di-grab dari situs FlagCounter. Jika jumlah visitor itu adalah data sebenarnya, datanya pasti bisa diklik. Bila netter ingin mencoba, sila melaju ke blog tersebut dan cek jumlah pengunjungnya apakah masih sama atau sudah ada perubahan.

Bukti dari Internet Bahwa Recovery Dana Sukses Adalah Investasi Bodong

Berita dari Situs Kontan

Media daring kredibel Kontan dalam artikelnya tanggal 3 Desember 2019 memuat berita penutupan terhadap 182 investasi bodong.  Tindakan penutupan tersebut dilakukan oleh  Satgas Waspada Investasi.

Dari 182 investasi bodong yang ditutup Satgas Waspada Investasi terdapat nama Recovery Dana Sukses di urutan kelima.  Dalam keterangannya disebut bahwa usaha investasi yang dijalankannya digolongkan sebagai Money Game.

recovery dana sukses termasuk investasi bodong yang ditutup satgas waspada investasi, screenshot

Dengan adanya berita dari situs Kontan, saya rasa tidak perlu lagi mencari bukti meskipun saya jadi berpikir ulang kenapa digolongkan sebagai money game bukannya penipuan? Apakah ada Recovery Dana Sukses yang lain?

Sementara kita lupakan dulu.

Yang jadi pertanyaan saya adalah, “Bagaimana cara kerja mereka?”

Saya pun melanjutkan penelusuran.

Beginilah Cara Kerja Mereka Menurut Cerita Netizen

Di blog yang alamatnya saya tulis di atas tadi disebutkan bahwa dana yang kita investasikan akan diputar di permainan poker online.

Berikut kutipannya:

Disini kita hanya meng-investasikan dana kita saja untuk dikelola oleh kami, jadi kita hanya duduk manis saja menunggu Profit cair. contoh:

Contoh.. Titip 2 jt get 40 jt

Hasil 40 jt dibagi 70% 30%

Investor 70% = 28.000.000

Saya 30 % = 12.000.000

Dana titipan di putar di poker online.. dijamin 99% pasti WINZ 1% LOSE

Jikalau wins maka member yg titip dana menerima hasil total 28.000.000 dan jikalau lose/kalah member hanya dibalikin modal join awal 2 jt

Seperti disebutkan di atas, skema pembagian keuntungannya adalah 70:30 dimana mereka hanya meminta bagian 30% dari kemenangan yang didapat di permainan poker/judi online.

Korban yang tertarik dengan besarnya hasil yang akan didapat kemudian menghubungi pelaku via chat WhatsApp. Korban yang makin tertarik lalu mentransfer uang ke rekening yang digunakan pelaku. Beberapa jam kemudian pelaku memberitahu bahwa korban menang dan uang kemenangan akan ditransfer ke rekening korban sesuai skema 70:30.

Di sini permainannya.

Korban diminta mentransfer lebih dulu bagian 30% yang jadi hak Recovery Dana Sukses.

Setidaknya ada beberapa netizen yang menceritakan pengalamannya sebagai berikut:

pengalaman netizen dengan recovery dana sukses, screenshot
pengalaman netizen dengan recovery dana sukses, screenshot
pengalaman netizen dengan recovery dana sukses, screenshot

Terkuak sudah. Modus yang digunakan mirip dengan penawaran handphone murah yang pernah marak beberapa tahun lalu.  Uang pertama yang mereka ambil dari korban jumlahnya kecil saja sambil mereka memberikan iming-iming bahwa korban akan mendapat sesuatu yang jauh lebih besar dibanding nominal yang dikeluarkan.  Setelah korban teriming-iming, mereka akan merayu korban mentransfer lagi sejumlah uang.

Jadi, korban kena dua kali.

Harus saya akui, mereka hebat dalam mempermainkan psikologis korban.

Lalu, apa satu kata yang pantas buat mereka?

Penutup

Penelusuran lanjutan saya menemukan mereka punya akun facebook dan hari ini (25 Desember 2019) baru saja mengiklankan diri di sebuah situs lowongan kerja.

Untuk akun facebooknya, saat ini mereka mencomot foto desainer Dian Pelangi sbb:

foto dian pelangi yang dicomot pelaku, sumber: grid

Sama seperti Walesa yang KTP dan fotonya dicomot si pelaku, pemilik foto di atas ini pun dimaki-maki oleh netizen yang jadi korban.

Semoga tulisan saya kali ini bermanfaat, tetap cermati setiap penawaran – khususnya yang ada di internet, dan tetap berhati-hati karena penipuan berkedok investasi titip dana ini punya banyak blog bernama mirip yang semuanya di-host di blogspot.

Ada yang ingin berbagi pengalaman? Sila tulis di kolom komentar.

Halaman berikutnya: Update

Tulisan Terkait

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com, copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengedit amaran ini. Disclaimer selengkapnya.

Artikel ini mendapat 1845 views sejak dipublish

6 pemikiran pada “Waspada Penipuan Berkedok Investasi Titip Dana”

  1. Hehe barusan gue baru nyadar gue kena tipu
    Dia saat ini pake nomer WA 081526131314
    Yaudah lah ikhlas aja , kasih sumbangan utk org yg membutuhkan, biar nanti dia dapat karma makan duit hasil nipu.
    Gue udh sempet trf 600rb , lalu diminta trf 30% nya ke dia , disitu gue baru nyadar.. anjir gue kena tipu
    Hahaaha yah pembelajaran (yg mahal) ajalah buat gue supaya level goblok gue dikurangin wkwkwk

    Balas
  2. Banyak org yg masih belum melek investasi yaa :(. Modal kecil, untung gede, risiko Nil, kalo buat orang bank ato yg ngerti investasi, itu bullshit :p. Kasian Ama orang2 yg msh percaya ginian..

    Balas
    • Iya, Mbak. Apalagi ‘investasi’ ini yang return-nya 1.000% lebih dalam waktu singkat, sudah pasti nggak beres, apalagi dijanjikan 99% pasti menang.

      Istilahnya too too too good to be true. Terimakasih kunjungannya 🙂

      Balas

Ada pendapat? Sila tulis di bawah sini

%d blogger menyukai ini: