Terkena Jebakan KREDIVO

dijebak kredivo (socialtrends)

Tulisan saya kali ini mungkin sama seperti sebagian eks pengguna Kredivo yaitu keluhan soal suspend akun tanpa kejelasan yang memadai.  Bahkan, saya belum setahun menggunakan Kredivo.

Bermula saat saya turun dari kereta commuter.  Waktu itu saya harus meneruskan perjalanan menggunakan jasa Go-Jek.  Naasnya, saat itu saldo GoPay saya tidak mencukupi, begitu pula uang tunai di dompet, ditambah saya tidak membawa KeyBCA, dan saya tidak yakin apakah ada ATM BCA di sepanjang rute yang akan saya lewati.

Saya pun menelusuri Tokopedia, mencari apakah ada seller yang menjual saldo GoPay.

Ternyata ada!

Saya pun melakukan transaksi dengan opsi pembayaran 30 hari menggunakan Kredivo.

JEBAKAN KREDIVO TAHAP 1

Transaksi saya ditolak karena dianggap melanggar persyaratan penggunaan Kredivo sbb:

transaksi ditolak karena dianggap melanggar persyaratan penggunaan kredivo (screenshot)

Saya lalu menelepon customer service Kredivo di nomor hotline 0807-1573-348 menanyakan kenapa transaksi saya ditolak dan apa yang terjadi dengan akun saya.

“Transaksi bapak ditolak karena tidak aman,” begitu kira-kira jawaban yang saya dapat.  Informasinya, selalu ada tim analis yang memeriksa setiap transaksi yang masuk ke Kredivo sebelum memutuskan apakah transaksi tersebut di-approve atau tidak.

Singkatnya, customer service tersebut mempersilakan saya mengulang transaksi.

“Tapi keputusannya ada di analis kami.  Transaksi bapak bisa disetujui, bisa juga ditolak,” katanya  TANPA MEMBERITAHUKAN APA RISIKONYA BAGI PENGGUNA APABILA TRANSAKSI DITOLAK UNTUK YANG KEDUA KALINYA.

Karena dalam keadaan terdesak, saya pun mengulang transaksi – meski sebenarnya ragu.

Inilah #JebakanKredivo Tahap 1.

JEBAKAN KREDIVO TAHAP 2

Apa yang saya kuatirkan terjadi.  Akun saya di-suspend.  Saya pun kembali menelepon customer service Kredivo, tentu saja kali ini yang menerima telepon saya adalah petugas yang berbeda dengan sebelumnya.

Dari keterangannya, akun saya memang di-suspend karena transaksi yang – lagi-lagi – tidak aman.

“Terus bagaimana?” tanya saya.  “Saya berani mengulang transaksi karena kata officer sebelumnya silakan saja transaksi diulang.”

Lagi-lagi saya hanya mendapat jawaban transaksi tidak aman dan seterusnya yang sepertinya sudah jadi pelindung standar Kredivo untuk – maaf – ngeles.

Customer service tersebut lantas memberikan ‘solusi’.  Saya diharuskan menyelesaikan sisa tagihan yang ada.

“Setelah itu akun bapak akan dipertimbangkan lagi oleh tim kami, apakah akan dipulihkan atau tidak,” katanya.

Juga, di dashboard aplikasi Kredivo ada peringatan yang kira-kira berbunyi sbb:

‘Your account is suspended.  Please pay all of your outstanding to reinstate your account.’

Dalam Bahasa Inggris, reinstate berarti memulihkan.  KREDIVO TIDAK MENYEBUTKAN BAHWA AKUN SAYA SEBENARNYA SUDAH DI-SUSPEND PERMANEN.

Intinya saya harus menyelesaikan sisa tagihan agar akun saya dapat dipulihkan, itulah #JebakanKredivo Tahap 2.

AKHIRNYA, #JEBAKANKREDIVO

Selama beberapa bulan, saya membayar sisa tagihan TANPA PERNAH TERLAMBAT.  Saya selalu membayar sebelum jatuh tempo, bahkan beberapa hari lalu saya membayar seluruh sisa tagihan yang masih 5 bulan lagi.

Mata saya sakit setiap buka aplikasi Kredivo ada tulisan Suspended dengan latar merah di dashboard-nya hehe…

Setelah melunasi seluruh tagihan, saya mengirim surel ke support@kredivo.com untuk menanyakan berapa lama waktu yang dibutuhkan agar akun Kredivo saya bisa dipulihkan dan digunakan kembali.

Tak berapa lama saya menerima jawaban otomatis sbb:

Apabila akun Anda ditangguhkan (on hold) / terblokir (suspended), harap periksa hal-hal berikut

  1. Pastikan anda tidak memiliki tagihan yang telat. Apabila anda masih memiliki tagihan yang terlambat silakan membayar melalui virtual account untuk mendapatkan konfirmasi pembayaran real-time.
  2. Apabila anda sudah tidak memiliki tagihan yang terlambat, maka silakan menghubungi tim kami dengan membalas email ini untuk menyampaikan keluhan anda secara langsung.

Esok paginya saya menelepon Kredivo dan diterima customer service yang mengaku bernama Tasya.  Darinya saya mendapat jawaban bahwa TIM TERKAIT MEMUTUSKAN BAHWA AKUN KREDIVO SAYA DI-SUSPEND PERMANEN DAN TIDAK BISA DIGUNAKAN KEMBALI.

Alasannya?

Yes!  Transaksi yang tidak aman.

Hahaha.

Ibarat tinju, inilah final uppercut Kredivo yang bisa bikin pengguna langsung KO.

Setelah memblokir akun penggunanya, KREDIVO mengiming-imingi, memberi harapan pada penggunanya bahwa akun mereka bisa dipulihkan kembali setelah seluruh sisa tagihan dilunasi.  Setelah tagihan dilunasi, pengguna akan mendapatkan Zonk! Karena akun yang sudah di-suspend ternyata tidak akan dipulihkan kembali.

Jadi, KREDIVO selama ini berbohong?

Sebentar, saya mau nulis ini dulu,

@*)&$&%#_)@_%)*%*_!!!

Karena merasa dibohongi, saya jadi teringat kata-kata seorang teman bahwa jika ada seseorang yang berbohong setelah berjanji itu karena dua hal:

  1. Dia tidak mampu memenuhi janjinya, atau
  2. Dia memang tidak berniat memenuhi janjinya.

Di PlayStore, saya meng-update komentar dan penilaian saya terhadap aplikasi Kredivo.

Saya tadinya memberi bintang 5 karena semenjak menggunakan Kredivo, transaksi di Tokopedia jadi lebih cepat terverifikasi.

Setelah keputusan Kredivo men-suspend permanen akun saya, saya sedikit menurunkan penilaian jadi bintang 3 (padahal orang lain langsung memberi bintang 1) dan menuliskan keluhan perihal suspend permanen yang saya alami.

Malamnya, saya langsung mendapat notifikasi bahwa pihak Kredivo menanggapi komentar saya, berikut bunyinya:

Hi Ryan,

Maaf atas ketidaknyamanannya. Jika saat ini akun kamu tertangguhkan biasanya karena isu keamanan transaksi atau adanya pelanggaran penggunaan aturan Kredivo. Info selengkapnya kamu bisa hubungi hotline kami di 08071573348 atau dengan email ke support@kredivo.com ya. 🙂

Salam hangat,

Tim Kredivo

Hah?

BAGAIMANA BISA BEGINI?

Tanggapan pihak developer terlihat seperti template di mata saya, bahkan saya yakin developer aplikasinya tidak membaca komentar saya.

ADALAH HAL YANG LUCU KETIKA SAYA DIMINTA MENGHUBUNGI HOTLINE DAN E-MAIL KREDIVO PADAHAL APA YANG SAYA TULISKAN SOAL SUSPEND PERMANEN ADALAH KEPUTUSAN TIM TERKAIT DI KREDIVO.

Lalu bagaimana isi surel dari Kredivo perihal suspend permanen akun saya?  Berikut screenshot-nya:

surel balasan dari kredivo bahwa akun saya ditangguhkan permanen dan tidak bisa digunakan kembali (screenshot)

Lebih anehnya lagi, di FAQ-nya mereka mengatakan sbb:

Jika kamu ingin menutup akun Kredivo kamu, silahkan hubungi kami. Akun kamu tidak dapat ditutup sampai kamu sudah melunasi setiap saldo pinjaman Kredivo kamu secara penuh. Selain itu, jika kamu tidak masuk ke akun kamu selama dua tahun, kami dapat menutup akun kamu.

Kenyataannya?

“Silakan uninstall aplikasi Kredivonya, Pak, tapi kami tidak bisa menutup akun bapak,” kata Tasya sewaktu saya meminta akun saya sekalian saya ditutup, toh sudah tidak bisa digunakan lagi.

Kok beda ya?

Haha entahlah, kepala saya mendadak pening mikirinnya.

ANDA PENGGUNA KREDIVO?  BERHATI-HATILAH

Pada akhirnya saya ber-suudzon terhadap Kredivo.  Saya menduga bahwa fokus utama fintech ini bukanlah pembiayaan melainkan collecting data.

Ya, sama seperti beberapa aplikasi lainnya, aplikasi tersebut hanyalah alat agar kita sebagai calon pengguna bersedia memberikan data-data pribadi pada mereka.  Setelah data sudah di tangan, mereka memberikan reward, kita boleh mengambil barang secara kredit (itupun mereka sudah mengambil keuntungan berupa bunga).

Tapi jangan lupa, mereka mengintai setiap langkah kita.

Satu kesalahan kecil saja sudah cukup jadi alasan bagi mereka untuk bertindak.  Kesalahan yang bahkan kita sendiri tidak tahu di mana salahnya.

Anda pengguna Kredivo?

Berhati-hatilah, istilah ‘transaksi tidak aman’ bisa menyebabkan akun Anda ter-suspend kapan saja.  Sudah banyak yang mengalami, bukan hanya saya.

Sedang terkena suspend dari Kredivo? Saran saya, tak usah berharap banyak. Sejauh ini saya belum menemukan eks pengguna yang akunnya dipulihkan kembali setelah terkena suspend.

UPDATE 14 Maret 2019

Ada netter yang membagi pengalamannya terkena suspend oleh Kredivo. Menurut ceritanya, akunnya tersuspend saat hendak membeli laptop.

Yang bersangkutan pun menerima surel yang isinya sama persis seperti yang saya terima. Makin jelas bahwa itu adalah template. Pokoknya apapun masalahnya, jawabannya selalu sama.

“Ibarat kita diketok palu sama jin,” katanya. “Sakit tapi nggak keliatan.”

Referensi & Tautan Luar:

  1. Bagaimana cara menutup akun saya? Kredivo FAQ https://www.kredivo.com/faqs/
  2. Kecewa dengan Kredivo, Media Konsumen https://mediakonsumen.com/2018/06/09/surat-pembaca/kecewa-dengan-kredivo
  3. Kecewa pelayanan kredivo pemutusan sepihak. Data Akun di tahan, Kaskus https://www.kaskus.co.id/thread/5ac488d92e04c8ed378b4574/kecewa-pelayanan-kredivo-pemutusan-sepihak-data-akun-di-tahan/
  4. Kecewa dengan Kredivo, Suspend tanpa Alasan dan Tidak Transparan, PenulisCabutan http://www.penuliscabutan.id/2018/12/kecewa-dengan-kredivo-suspend-tanpa.html

Video:

Sumber gambar: socialtrends

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com, copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengedit amaran ini. Disclaimer selengkapnya.

Ryan M.
Video Editor sejak tahun 1994, sedikit menguasai web design dan web programming. Michael Chrichton dan Eiji Yoshikawa adalah penulis favoritnya selain Dedy Suardi. Bukan fotografer meski agak senang memotret. Penganut Teori Relativitas ini memiliki banyak ide dan inspirasi berputar-putar di kepalanya, hanya saja jarang diungkapkan pada siapapun.

10 Comments

  1. Blom install apk ini sih.. Tp setelah baca” ngeri jg yaa… Ribet urusannya… Jd sprti gak bertanggung jwb gitu… Kyk bola pimpong aja lempar sana lempar sini.

    • Sebenarnya keberadaan aplikasi ini cukup membantu – terutama bagi pengusaha kecil. Sudah lazim kita terima order tanpa DP. Nah dengan Kredivo, kita – istilahnya – punya modal yang bisa diputar kembali.

      Masalahnya ya itu, saya curiga fokus utama fintech ini sebenarnya collecting data, bukan pembiayaan.

    • Mgs Indra Ibrahim

      Nasib kita sama Mas
      Akun saya juga di suspend Permanen
      Padahal saya sudah membayar lunas
      Ini semua pembodohan buat kita
      Buat yg mau instal aplikasi kredivo mending diurungkan niatnya.

  2. Sama saya baru saja ngalami seperti di atas

    • Bisa di-share pengalamannya, Mas? Cukup banyak juga korban Kredivo

    • Sama nih kena suspend sementara udh 6 bulan lalu gaberubah statusnya, cicilan ke 4 ditolak gara” gak aman.. pdhl biasnya normal” aja wkkw.. initinya sesuai lah sma cerita diatas cuma bedanya ane udh tau bakalan kaya gini dluan jd gak calling” cs kredivo..klo bisa yg belum dftar si jangan, mnding credit via aeon/hc dsb.. jangan kredit online

  3. Jadi akun kredivo bisa ditutup permanen gak ya pak? Soalnya saya mau tutup deh, serem jg ya setelah baca testimoni bapak

    • Saya nggak tau pastinya, Mbak.

      Cuma saya ragu mereka bersedia nutup permanen akun kita karena seperti kecurigaan saya – tujuan mereka sebenarnya adalah collecting data, bukan fintech. Mereka juga butuh portfolio besarnya jumlah pengguna yang bisa di-bluff & ‘dijual’ ke investor. Makin besar jumlah pengguna yg mereka klaim, makin mudah mereka mendapat investor.

  4. Sama nih, saya langsung melakukan pelunasan 3bulan langsung. Tp kalau diperhatikan, buat yg masih pakai bahasa inggris akunnya, memang tertulis disana “Suspended”.
    Tp kalau kasusnya sama, coba ganti bahasa ke Indonesia, apakah tulisannya “Terblokir sementara”?.

    Jd kesimpulannya, trax aman menggunakan kredivo agar tidak disuspen / pelanggaran tidak dijelaskan kepada nasabahnya.

Leave a Reply

%d bloggers like this: