Ofo Bike, Halan-halan di Singapore by Nggowes

Singapura (Singapore) sebuah negara kecil yang menurut penuturan seorang pengemudi taksi hanya membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk menempuh perjalanan dari ujung barat ke ujung timurnya.

“In midnight,” sambungnya.  Ya, nggak tau juga sih berapa kecepatan kendaraan tersebut supaya bisa mencatatkan waktu yang diklaim si pengemudi.

Untuk mobilitas warganya sehari-hari, pemerintah Singapura menyediakan MRT dan bus sebagai moda transportasi, keduanya menggunakan sistem pembayaran nontunai.

Nah, untuk mobilitas jarak dekat, saat ini tersedia layanan bike sharing yang dinamakan Ofo Bike.

APA ITU OFO DAN BAGAIMANA MENGGUNAKANNYA?

Ofo adalah sebuah perusahaan bike sharing yang berbasis di Beijing, China, didirikan tahun 2014 oleh sekelompok mahasiswa Peking University yang kebetulan pula anggota klub sepeda.

Sekilas, logo Ofo bentuknya mirip sepeda sbb:

logo ofo, shaff
logo ofo, shaff

Ya, konsep bisnis Ofo adalah perusahaan tersebut menyediakan sepeda yang bisa kita gunakan untuk mobilitas jarak dekat.

Untuk bisa menggunakan sepeda Ofo, kita harus menginstal aplikasi Ofo terlebih dahulu.

apps ofo di google play, screenshot
apps ofo di google play, screenshot

Setelah aplikasi terinstal, kita tinggal mencari sepeda-sepeda Ofo yang berwarna kuning menyala.  Dari pengalaman saya di Singapura beberapa waktu lalu, tidak sulit menemukan sepeda Ofo karena banyak tersedia di hampir seluruh tempat di Singapura, dari yang diparkir resmi seperti ini:

sepeda ofo terparkir, dokpri
sepeda ofo terparkir, dokpri

Ataupun yang diparkir sekadarnya saja di manapun seperti ini:

sepeda ofo parkir, dokpri
sepeda ofo parkir, dokpri

Normalnya sepeda-sepeda ini diparkir dalam keadaan terkunci.  Jika tidak terkunci, kemungkinan sepeda tersebut masih digunakan orang lain.

Setelah menemukan sepeda-sepeda Ofo, di bumper belakang ada QR code.  Jalankan aplikasi Ofo dan pindai QR code tersebut.  Apabila sepeda dalam kondisi tidak layak digunakan, aplikasi akan memberitahu kita bahwa sepeda tersebut tidak bisa digunakan , pengguna dipersilakan mencari sepeda lain.

Apabila sepeda dalam kondisi baik, kunci otomatis terbuka.  Kadang kita diminta mengaktifkan bluetooth atau memasukkan sederetan kode untuk membuka kunci secara manual.

Nah, sepeda siap digunakan!

DASAR PENGHITUNGAN TARIF OFO

Jujur saja karena hanya dua kali menggunakan Ofo selama di Singapura, saya tidak tahu dasar yang digunakan untuk tarif penggunaan Ofo Bike, apakah berdasar waktu atau jarak.  Yang saya tahu, untuk penggunaan dari Arab Street ke Mustafa Center saya dikenakan tarif 0,5 dolar Singapura atau setara Rp 5.500 dengan kurs 1 SGD = Rp 11.000.  Pembayarannya pun waktu itu diurus teman saya menggunakan kartu Jeniusnya karena saya tidak memiliki kartu kredit maupun debit yang berlaku internasional.

Hanya saja dari penjelajahan saya di aplikasi Ofo, sepertinya ada opsi deposit saldo, ya semacam Gopay kira-kira.

Adapun saat saya berkunjung ke Singapura kemarin, Ofo gratis penggunaan pertama.  Artinya apabila kita baru pertama kali menginstal Ofo, kita berhak menggunakan Ofo Bike gratis.

Selanjutnya?  Bayar 😊

KESIMPULAN

Saya ingat waktu kecil nonton Dunia Dalam Berita, saat ada berita tentang China, gambar yang tampil di layar televisi adalah banyaknya warga China yang menggunakan sepeda bahkan di jalan raya.  Buat saya agak ironis karena sepeda China kini ‘harus’ melanglang buana sementara di negara asalnya perannya sudah tergantikan oleh kendaraan bermotor.

Kembali ke topik.

Sepeda Ofo berbentuk sepeda mini (sepeda cewek), bukan sepeda balap.  Di bagian depan ada keranjang untuk meletakkan bawaan kita, katanya beban maksimum keranjang adalah 5 kilogram.

fitur sepeda ofo, awol Granada
fitur sepeda ofo, awol Granada

Sepedanya sendiri sepertinya buatan China, sedikit kurang nyaman digunakan.  Warna kuning terang membuat sepeda Ofo mudah dibedakan dari kompetitornya.  Untuk penggunaan malam hari, ada lampu di depan dan belakang sebagai tanda bagi pengguna jalan lain.

Cukup aman saya rasa.

Sejauh yang saya tahu, aturan yang berlaku untuk pengguna Ofo adalah aturan pejalan kaki, kita berjalan dan menyeberang seperti pejalan kaki, bukan pengguna kendaraan.

Dan seperti yang saya bilang, penggunaannya memang lebih untuk jarak dekat.  Yaa kalau kuat jarak jauh silakan saja.

Semoga tulisan saya kali ini bermanfaat.

Gowes-gowes keliling Singapura?  Ayo!

Referensi & Tautan Luar:

  1. Ofo (company), Wikipedia https://en.wikipedia.org/wiki/Ofo_(company)
  2. Ofo Apps, Google Play https://play.google.com/store/apps/details?id=so.ofo.abroad
Sumber gambar: Tech in Asia, Dokpri menggunakan smartphone LG Q6

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com, copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengedit amaran ini. Disclaimer selengkapnya.

Video Editor sejak tahun 1994, sedikit menguasai web design dan web programming. Michael Chrichton dan Eiji Yoshikawa adalah penulis favoritnya selain Dedy Suardi. Bukan fotografer meski agak senang memotret. Penganut Teori Relativitas ini memiliki banyak ide dan inspirasi berputar-putar di kepalanya, hanya saja jarang diungkapkan pada siapapun.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: