Nge-Prank Driver Ojol, Dikecam Sekaligus Ditunggu?

Nge-prank Driver Ojol? | Ryan Mintaraga
Nge-prank Driver Ojol? | Ryan Mintaraga

Daftar Isi

Lama baca: 3 menit

Halaman sebelumnya

Pak Sam yang merasa dirinya kena order fiktif hanya bisa pasrah, ia hendak kembali ke warung tempatnya ngumpul bersama teman-temannya.

Namun tak bisa dipungkiri, rasa hati pak Sam saat ini tak menentu hingga konsentrasinya berkurang.

BBBRRAAAKKKKK!!!

“Guys!  Gawat, Guys!  Pak ojolnya kecelakaan!  Dia tertabrak bus kota!  Ya, Allah!  Ya, Allah!  Semoga pak ojolnya tidak apa-apa,” teriak Ardian di depan kamera.

“Ada kecelakaan!  Ada kecelakaan!” seru seorang warga sambil berlari ke tengah jalan.

Dalam sekejap, orang-orang berkerumun di tengah jalan.

“Cepat panggil ambulans!” teriak seorang warga yang ikut berkerumun.

“Duh, kasihan.  Semoga tidak apa-apa,” kata salah seorang ibu. 

Selang 20 menit kemudian terdengar suara sirene ambulans dari kejauhan.

“Awas, beri jalan!  Beri jalan!” seorang polisi berseru pada kerumunan warga tersebut.

Ambulans tiba, namun semuanya sudah terlambat.

Pak Sam mengembuskan napas terakhirnya satu menit sebelum ambulans itu tiba.

Hari ini dunia ojol berduka, telah gugur Pak Sam seorang pejuang pencari nafkah keluarga gara-gara sebuah PRANK yang katanya sedang viral.

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak.

Selamat jalan, Pak Sam, semoga segala amal ibadahmu diterima di sisi-Nya.

***

Tulisan di atas memang diklaim fiksi, namun tak menutup kemungkinan suatu saat akan terjadi jika para content creator – demi tingginya views – tergoda untuk mem-push psikologis Mas ojol hingga titik terendah.

Lalu, Bagaimana Sebaiknya?

Banyak pihak angkat suara mengecam praktik prank semacam itu. Pihak Gojek bahkan mengimbau para kreator untuk berhenti melakukan prank pada driver-nya. Sementara Grab menyatakan akan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan order fiktif.

Tak ketinggalan beberapa driver menyebut prank yang lagi viral semacam itu sebagai ‘tidak manusiawi’. Prank berupa order fiktif juga berpotensi menurunkan performa driver, akibatnya yang bersangkutan akan sulit mendapat order.

Di sisi lain tak ada salahnya kita mengapresiasi content creator yang bagaimanapun juga sudah memberi uang kaget pada Mas ojol walau niat awalnya mungkin demi views dan dollar. Persaingan antar-kreator yang keras membuat mereka memutar otak bagaimana menghasilkan konten yang viral apalagi di tengah makin ketatnya persyaratan YouTube bagi para kreator.

Baca juga:  Xin Nian Hao! Inilah Awal Permusuhan Kucing dan Tikus

Namun yang tak kalah miris, sebagian penonton suka dengan konten semacam itu. Yang ditunggu tentu saja reaksi ojol yang kena prank. Seperti kisah di atas, jika driver sampai menangis berarti peluang mendapat views lebih besar. Terbukti dari hasil penelusuran, konten prank semacam itu bisa menarik jutaan penonton.

Kembali lagi, bagaimana menyikapinya?

Semua kembali pada kita. Saya pribadi tak suka konten seperti itu.

#SayNoToPrank

Referensi & Tautan Luar:

  1. Viral Youtuber Prank Ojol, Mengapa Orang Menjual Belas Kasihan?
  2. YouTuber, Prank Order Fiktif Ojol Itu Jahat & Tak Manusiawi
  3. Gojek Imbau YouTuber Stop Konten Prank Ojol
Sumber Gambar: TransOnlineWatch

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com.  Copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengubah amaran ini.  Disclaimer selengkapnya.

Bagikan Jika Artikel Ini Bermanfaat

Ada pendapat? Sila tulis di bawah sini