Tips Liburan, Rumah Aman, Pikiran pun Tenang

Tips Memilih Lampu | Ryan Mintaraga
Tips Memilih Lampu | Ryan Mintaraga

Daftar Isi

Lama baca: 5 menit

Libur panjang adalah satu momen yang ditunggu. Beberapa keluarga sudah merencanakan berlibur ke luar kota, luar negeri, ataupun sekadar mudik ke kampung halaman. Keinginan menikmati libur panjang bersama keluarga membuat banyak orang rela ‘berkorban’ mulai harga tiket yang lebih mahal dari biasanya, berdesak-desakan di terminal atau stasiun, hingga macet yang luar biasa di perjalanan.

Supaya tak sia-sia, beberapa keluarga menyusun rencana liburan; ke mana tujuannya, berapa harga tiketnya, bagaimana akses ke lokasi, adakah penginapan di sana, dan sebagainya. Beberapa lagi tidak pusing dengan rencana, pokoknya libur ya libur saja, saatnya keluar dari rutinitas.

Apapun itu, ada satu hal yang tak boleh dilupakan yaitu :

Tidak ada rasa waswas akan kondisi rumah yang ditinggalkan selama liburan. Rumah aman, pikiran pun tenang.

Nggak lucu, ‘kan, begitu kita pulang senang-senang dari luar kota tahu-tahu mendapati isi rumah habis dijarah maling.

Karena itu sebelum meninggalkan rumah untuk liburan, perhatikan hal-hal berikut:

Amankan Kendaraan

Jika kita meninggalkan rumah dengan motor atau mobil di dalamnya, pastikan bahwa kendaraan sudah terkunci dengan baik. Pasang pengaman tambahan berupa gembok atau kunci stang dan simpan kuncinya di tempat yang aman serta tidak mudah ditemukan.

Beberapa pemilik kendaraan biasanya menyimpan kunci bersama STNK-nya di satu tempat. Sebenarnya ini sangat berisiko. Jika ada kemalingan, sudahlah mobil hilang, STNK pun ikutan raib.

Karena itu simpan kunci kendaraan dan STNK di tempat terpisah, bila perlu bawa salah satunya.

Titipkan Dokumen dan Barang Berharga

Titipkan dokumen penting dan barang berharga pada orang yang benar-benar bisa dipercaya. Seandainya ada kejadian yang tidak diinginkan, setidaknya kita masih memiliki dokumen-dokumen tersebut.

Baca juga:  Memotret Lebih Artistik Menggunakan Kamera Ponsel

Alternatifnya, Pegadaian membuka jasa penitipan barang berharga seperti perhiasan dan dokumen penting seperti sertifikat tanah/bangunan, BPKB, surat berharga lain seperti deposito, saham, obligasi, serta kendaraan bermotor. Jangka waktu penitipan mulai dua minggu hingga satu tahun serta dapat diperpanjang.

Pastikan Jendela dan Pintu dalam Kondisi Baik

Pastikan bahwa jendela maupun pintu tidak dalam kondisi rusak serta dapat menutup/mengunci dengan baik. Jika ketahuan ada yang rusak, perbaiki dulu sebelum kita meninggalkan rumah.

Saat meninggalkan rumah, sebagian pemilik lazim memasang gembok sebagai pengaman tambahan. Sayangnya terkadang tindakan itu secara tidak langsung justru memberi tahu pencuri bahwa rumah dalam keadaan tak berpenghuni.

Karena itu jika hendak memasang gembok, pasang dan posisikan sedemikian rupa agar tidak tidak mudah terlihat dari luar.

Matikan Listrik, Gas, dan Air

Data resmi Pemprov DKI menyebutkan sepanjang tahun 2018 di Jakarta tercatat 692 insiden kebakaran yang menghanguskan sekitar 1.667 rumah tinggal. Lebih dari 71% penyebab kebakaran menurut data tersebut adalah korsleting listrik disusul kebocoran gas sebesar 13%.

Karena itu biasakan untuk mencabut semua peralatan listrik ataupun elektronik. Cabut kabelnya dari colokan, bukan sekadar mematikan peralatannya. Dicabutnya kabel dari colokan juga akan membuat peralatan listrik/elektronik terhindar dari kerusakan karena lonjakan daya yang tiba-tiba akibat sambaran petir.

Untuk air, pastikan semua keran sudah dalam keadaan tertutup saat rumah ditinggal. Bahkan bagi penguna PAM bisa langsung memperkecil aliran air atau mematikannya sama sekali dari meterannya.

Untuk gas, selalu pastikan bahwa kompor sudah benar-benar mati, tidak ada aliran gas. Lebih baik lagi, cabut regulator gas untuk menghindari resiko terjadinya kebakaran.

Pasang Lampu yang Memiliki Sensor Cahaya

Salah satu cara memperkecil risiko rumah kecurian adalah dengan memperlihatkan seolah ada orang di rumah, dan salah satu penanda apakah rumah itu berpenghuni atau tidak biasanya dilihat dari lampu teras. Jangan salah, rumah yang lampu terasnya terus menyala 24 jam justru menandakan penghuninya sedang tidak di rumah, sama seperti rumah yang selalu gelap.

Baca juga:  5 Hal Penting Memilih Laptop bagi Anak Sekolah

Karena itu pasang lampu yang memiliki sensor cahaya agar lampu otomatis menyala saat hari gelap dan sebaliknya mati sendiri saat terang, tentunya saklar dalam posisi on.

Di pasaran saat ini sudah tersedia beberapa merek lampu yang memiliki sensor cahaya, apalagi harganya juga makin terjangkau dibanding beberapa tahun lalu.

Alternatifnya kita bisa memilih memasang fitting lampu yang memiliki sensor cahaya. Harganya sekitar Rp 20.000, lebih murah dibanding lampu dengan sensor cahaya. Hanya saja perlu diperhatikan bahwa beberapa merek lampu populer mungkin tidak bisa dipasangkan dengan alat ini. Jika mengalami hal seperti itu, untuk sementara gunakan lampu merek lokal.

Baca Juga: Tips Memilih Lampu Canggih untuk Rumah Tinggal

Tips Tambahan

Beberapa tips tambahan berikut bisa dijalankan supaya pikiran makin tenang sewaktu menikmati liburan, antara lain:

  1. Meletakkan beberapa pasang sandal di depan pintu atau teras untuk memberi kesan bahwa ada orang di dalam rumah. Karena tujuannya memberi kesan ada orang, penempatan sandal tersebut bisa saja tidak harus rapi.
  2. Mintalah bantuan orang yang bisa dipercaya untuk sesekali memeriksa rumah, tentunya sebatas teras dan sekitar pagar saja.
  3. Hindari keinginan untuk mencuit di medsos bahwa kita sedang tidak di rumah. Bila perlu, bagikan cerita liburan itu justru setelah kita kembali.
  4. Pasang CCTV utamanya yang bisa diakses menggunakan internet agar kita bisa sesekali memantau kondisi rumah. Di pasaran bahkan ada lampu yang sekaligus bisa berfungsi sebagai CCTV.

Akhirnya, Siap Liburan!

Peran tetangga tidak bisa diabaikan, karenanya hubungan baik dengan tetangga wajib dijaga. Beritahu tetangga dan pihak berwenang (RT, hansip, dll) bahwa kita akan meninggalkan rumah selama beberapa hari. Tak perlu formal, bahkan sekadar pamit pun cukup.

Baca juga:  3+ Hal yang Perlu Dilakukan Saat Listrik Padam

“Nitip rumah ya, Pak, Bu,” biasanya itu yang kami ucapkan.

Tentunya siapkan anggaran untuk membelikan mereka oleh-oleh sebagai rasa terimakasih sudah membantu ‘menjaga’ rumah selama kita mudik.

Baca Juga: Memanjakan Lidah dan Perut, Berburu Kuliner di Kota Tegal

Kita tenang, mereka pun senang.

Semoga tulisan ringan saya kali ini bermanfaat, selamat menikmati libur panjang, dan tetaplah berhati-hati!

Tautan Luar:

Sumber Gambar: Rumah123

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com.  Copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengubah amaran ini.  Disclaimer selengkapnya.

Bagikan Jika Artikel Ini Bermanfaat

Tinggalkan komentar