Putri Duyung, Benarkah Keberadaannya Hanya Mitos?

Mitos Putri Duyung | Ryan Mintaraga
Mitos Putri Duyung | Ryan Mintaraga

Daftar Isi

Lama baca: 4 menit

Halaman sebelumnya

Kisah Duyung di Jepang

Menurut ajaran Shinto di Kota Fujinomiya, Jepang, asal-muasal usul putri duyung terkait dengan kisah kuno 1.400 tahun lalu tentang seorang nelayan yang dikutuk tersebab melanggar janji.

Nelayan tersebut pernah berjanji untuk tidak memakan makanan yang bersumber dari hewan, namun belakangan ia mengingkari janji yang pernah diucapkannya. Ia justru membunuh lebih banyak hewan dan memakan dagingnya.

Pengingkaran itu membuat nelayan tersebut kena batunya.

Wujud si nelayan berubah menjadi monster setengah ikan yang lalu menghilang ditelan laut.

Legenda duyung monster tersebut dimulai di era Putra Mahkota Shotoku (Shotoku Taishi, 574-622 M). Saat itu Shotoku berjalan melintasi tepian Danau Biwa. Saat Shotoku menyepi tiba-tiba saja muncul monster dari dalam danau yang berkata bahwa awalnya ia adalah nelayan yang dikutuk jadi monster duyung bertubuh setengah orang setengah ikan akibat perbuatannya di masa lalu membunuh dan memakan hewan.

Monster duyung itu memahami kesalahannya dan berharap kisahnya menjadi pelajaran bagi manusia agar tidak melakukan pembunuhan terhadap satwa. Monster tersebut minta agar setelah mati, tubuhnya dikeringkan dan ditempatkan di sebuah kuil.

Usai menyampaikan amanatnya, monster itu mati.

Shotoku merenungkan ucapan yang barusan didengarnya itu dan mengeringkan duyung tersebut menjadi mumi dan mendirikan kuil untuk menyimpan mumi monster duyung itu. Konon, mumi duyung tersebut masih tersimpan di kuil Shinto Fujinomiya hingga kini dan jadi satu-satunya mumi duyung di dunia.

mumi yang konon tersimpan di kuil fujinomiya dan kisah shotoku, pinktentacle

Duyung di Indonesia?

Entah benar entah tidak, ada sebuah buku bertahun 1718 yang terbit di Amsterdam dan mengulas kehidupan aneka satwa di Samudera Hindia. Dalam buku tersebut ada satu catatan cukup rinci mengenai duyung;

Baca juga:  Hindari Hoax, Ini Situs Penyedia Informasi Corona Covid-19

“Ada monster berwujud wanita setengah ikan, tertangkap di perairan Amboyna (gugus kepulauan Maluku, Indonesia).  Berdasarkan pengukuran memiliki tubuh sepanjang 59 inci (147,5 cm), bentuknya mirip belut laut (moa).  Makhluk ini hanya bertahan hidup selama 103 jam (4,5 hari) setelah ditangkap, dan mati di akuarium.  Selama pengurungan diberi makan ikan-ikan kecil dan hasil laut lainnya, namun ia tidak merespons makanan tersebut.”

Pada akhirnya keberadaan putri duyung sama seperti makhluk mitologi lainnya, masih menjadi misteri.

ilustrasi duyung, examiner

Bicara mengenai duyung, saya teringat salah satu episode di serial favorit saya, ‘The X-Files’. Dalam episode tersebut dikisahkan bahwa wujud asli duyung adalah… alien?

Jika dipikir, memang ada kesamaan pola antara alien dengan duyung/siren.

Duyung/siren disebutkan suka memangsa manusia, begitu pun alien. Keduanya juga menggunakan hipnotis; duyung menggunakan suara sementara alien menggunakan cahaya. Lagipula, dikabarkan para ilmuwan pernah membuat ilustrasi bagaimana wujud duyung sebenarnya berdasarkan lingkungan mereka tinggal (laut).

Dan hasilnya lebih mendekati wujud alien, sama sekali jauh dari bayangan kita tentang wanita cantik.

Semoga tulisan saya bermanfaat, mohon koreksinya apabila ada kesalahan dalam tulisan saya kali ini.

Update

Ada satu kisah menarik dari blogger Ando Ajo. Ia mengisahkan pengalamannya melihat duyung asli semasa duduk di bangku sekolah di Sumatera Barat. Ia lalu menuliskan pengalamannya tersebut di blog pribadinya, sila berkunjung ke artikelnya, Origin of Indonesia: Mermaid alias Putri Duyung.

Berikut saya kutip sebagian:

Pagi itu, baru memasuki pelajaran jam pertama, kami mendengar sorakan/teriakan beberapa orang dari arah pantai.  Kurang-lebih berbunyi seperti ini;

“Bagan dapek Duyuang, bagan dapek Duyuang…”

(Bagan—kapal besar penangkap ikan yang sisi kiri-kanannya memiliki sayap—dapat Duyung, bagan dapat Duyung…)

Awalnya, kami yang mendengar suara-suara itu beranggapan duyung yang tertangkap itu adalah mamalia laut yang bernama sama; Duyung atau Dugong.  Jadi, penulis dan kawan-kawan tidak terlalu menganggap teriakan tersebut, begitu juga dengan guru yang sedang mengajar.

Namun sepertinya kehebohan di pantai semakin intens, hingga sejumlah murid dan guru dari kelas berbeda juga ikutan berteriak yang sama.  Mau tidak mau, tentu saja hal tersebut membuat penasaran bagi yang lain.  Penulis dan teman-teman juga guru segera saja berlarian ke arah pantai.

( Origin of Indonesia : Mermaid alias Putri Duyung.)

Referensi & Tautan Luar :

  1. http://log.viva.co.id/news/read/659388-beredar-foto-putri-duyung-terdampar-di-hawaii
  2. http://www.viral-next.com/dead-mermaid-found-beach/
  3. http://news.softpedia.com/news/Mystery-Behind-Viral-Mermaid-Video-Finally-Explained-454145.shtml
Baca juga:  Gojek, Sang Perintis Ojek Modern
Sumber Gambar: MinuteMedia

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com.  Copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengubah amaran ini.  Disclaimer selengkapnya.

Bagikan Jika Artikel Ini Bermanfaat

2 pemikiran pada “Putri Duyung, Benarkah Keberadaannya Hanya Mitos?”

  1. kalo netizen yg ga suka mencari tau dulu, apa itu beneran ato hanya hoax atopun ternyata property film, pasti lgs main sebar aja :D. tapi bagus banget yaaa buatannyaa..:D, aku malah jd penasaran ama filmnya. ga nonton pas diputer dulu

    Balas

Tinggalkan komentar