Mengamankan Rumah dari Pencuri

Mengamankan Rumah dari Pencuri | Ryan Mintaraga (Image: Adobe Stock)
Mengamankan Rumah dari Pencuri | Ryan Mintaraga (Image: Adobe Stock)

Daftar Isi

Lama baca: 4 menit

Membaca berita tentang meningkatnya aksi kejahatan – terutama beberapa waktu belakangan ini – selayaknya membuat kita lebih waspada dan dan peduli pada keamanan, khususnya rumah – meski polisi menyebut ada pergeseran modus kejahatan di masa pandemi CoViD-19 ini dimana target kejahatan adalah minimarket ketimbang rumah. Tak ada salahnya untuk mengamankan rumah dari pencuri. Ingat selalu ‘ancaman’ Bang Napi, “Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat, melainkan karena ada kesempatan. Waspadalah! Waspadalah!”

Tulisan ini sekadar sharing apa yang bisa kita lakukan untuk mengamankan rumah dari pencuri meski tak ada yang bisa menjamin rumah bakal aman seratus persen. Tak semuanya harus dilakukan, sesuaikan saja dengan kondisi di mana netter tinggal.

Mari kita mulai!

Amankan Kendaraan

Salah satu target pencurian adalah kendaraan terutama motor. Karena itu pastikan kendaraan berada di area rumah (halaman, teras) dan selalu dalam keadaan terkunci.

Beberapa orang punya kebiasaan meletakkan motor di jalanan depan rumah dengan alasan menunggu mesin dingin atau keperluannya cuma sebentar. Bila memang begitu, jangan lepaskan motor dari pandangan atau ajak seseorang untuk mengawasi motor. Pencuri hanya perlu waktu beberapa detik untuk membobol motor.

Sebelum tidur, masukkan motor ke dalam rumah, lalu pasang kunci pengaman tambahan bahkan bila perlu pasang alarm.

Hal yang sama juga berlaku untuk mobil.

Kunci Pintu, Jendela, dan Pagar

Tindakan berikut yang harus dilakukan untuk mengamankan rumah dari pencuri adalah membiasakan diri dan saling mengingatkan untuk mengunci pintu, jendela, juga pagar. Periksa apakah tempat-tempat tersebut perlu diperkuat lagi atau tidak, terutama pintu belakang yang biasanya pengamanannya tidak sekuat pintu depan.

Baca juga:  Hemat Listrik agar Tak Tersengat Tarifnya

Bila ada dana lebih, gunakan pintu yang terbuat dari kayu solid, terutama untuk kamar tidur yang biasanya menjadi tempat perlindungan kita. Kemudian jangan lupa, kamar harus dikunci sebelum kita tidur.

Untuk pagar, penggunaan gembok ber-alarm mungkin bisa dipertimbangkan.

Teras dan Halaman Rumah Harus Terang

Prinsipnya, halaman atau teras tidak boleh gelap. Kondisi yang gelap akan membuat pencuri lebih mudah mendekati rumah tanpa ketahuan.

Karena itu, pasang lampu yang tingkat terangnya tinggi. Pasang di bagian atau sudut yang tak terjangkau lampu. Pastikan setiap sudut teras atau halaman sudah terkena cahaya dengan baik.

Sekali lagi, jangan abaikan halaman belakang. Pasang lampu yang terang.

Untuk pemakaian di area terbuka, penggunaan lampu bertenaga matahari bisa dipertimbangkan. Harganya mungkin lebih mahal dibanding lampu listrik, namun biaya hariannya jadi lebih murah. Lagipula lampu bertenaga matahari akan tetap menyala seandainya meteran listrik di rumah kita dimatikan.

ilustrasi lampu taman bertenaga matahari (residencestyle)
ilustrasi lampu taman bertenaga matahari (residencestyle)

Pasang Lampu Pintar

Masih soal lampu yang dipasang untuk mengamankan rumah dari pencuri. Di beberapa titik terutama teras dan halaman depan maupun belakang, selain menggunakan lampu tenaga matahari yang tidak tergantung listrik, kita bisa menggunakan lampu pintar yang memiliki fitur khusus antara lain:

Lampu Sensor Gerak

Lampu ini memiliki sensor yang akan menyala begitu menangkap adanya gerakan.

Lampu dengan sensor gerak ini sebaiknya dipasang untuk menerangi kendaraan (mobil), lebih baik lagi apabila sumber tenaganya adalah baterai sehingga lampu akan tetap menyala meski listrik dimatikan.

Lampu Emergensi atau Rechargeable Lamp

Sesuai namanya, lampu ini akan tetap menyala saat listrik dimatikan.

Beberapa lampu emergensi masa kini memiliki daya tahan yang baik, bisa menyala tiga hingga lima jam tanpa listrik. Hal tersebut disebabkan penggunaan LED yang lebih terang namun lebih hemat daya.

Baca juga:  Memanfaatkan Jam Kosong Selama Bekerja dari Rumah

Lampu emergensi ini sebaiknya dipasang di teras di mana meteran listrik biasanya berada. Lampu teras yang tetap menyala memberi kesan pada pencuri pada tindakannya mematikan meteran nggak ngefek.

Catatan penting:

Beberapa penjahat sengaja mematikan meteran listrik untuk memancing penghuni rumah keluar. Jika suatu saat hal ini terjadi, JANGAN LANGSUNG KELUAR RUMAH.

Tunggu saja, bahkan bila perlu sampai Subuh atau ketika kita yakin memang tidak ada apa-apa.

Untuk memilih lampu pintar yang sesuai kebutuhan, netter bisa mengikuti tautan ini.

Halaman Berikutnya: Pasang CCTV, UPS, dan Alarm

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com.  Copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengubah amaran ini.  Disclaimer selengkapnya.

Bagikan Jika Artikel Ini Bermanfaat

Satu pemikiran pada “Mengamankan Rumah dari Pencuri”

Tinggalkan komentar