Memanfaatkan Jam Kosong Selama Bekerja dari Rumah

Memanfaatkan Jam Kosong Selama WFH | Ryan Mintaraga (image: Pexels)
Memanfaatkan Jam Kosong Selama WFH | Ryan Mintaraga (image: Pexels)

Daftar Isi

Lama baca: 5 menit

Untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona COVID-19 di Indonesia, pemerintah meminta para pekerja untuk sementara waktu melaksanakan work from home (WFH) alias bekerja dari rumah. Imbauan itu bahkan dilontarkan sendiri oleh Presiden Joko Widodo, yang dituruti beberapa perusahaan.

Tentu, tidak semua bidang pekerjaan bisa dilakukan dari rumah, terlihat dari masih adanya orang yang lalu-lalang, khususnya di Jakarta.

Bagaimanapun, ada beberapa hal yang berbeda antara bekerja di kantor dengan bekerja dari rumah. Satu yang terasa adalah pengawasan yang relatif lebih longgar karena deadline juga biasanya tidak seketat di kantor.

Akibatnya, banyak ‘jam kosong’ alias jam nganggur. Dan seperti yang bisa diduga, beberapa orang menghabiskan jam kosong itu dengan beraktivitas di dunia maya, lebih tepatnya di medsos.

Tulisan ini hanya menawarkan alternatif bagaimana memanfaatkan jam kosong selama WFH supaya menjadi kegiatan yang bernilai produktif, bahkan bisa menjadi investasi kita di masa depan. Tentunya bukan investasi berupa ekonomi, walaupun mungkin untuk beberapa orang, hal itu (investasi ekonomi) bisa saja terjadi.

Beberapa poin yang saya tulis di bawah ini, sebagiannya berdasarkan pengalaman pribadi.

Mari kita mulai!

Mengasah Skill

Apa skill tambahan yang kita punya? Mengedit gambar, mengolah video, bermain musik. Atau apa?

Manfaatkan jam kosong WFH ini untuk mengasah dan memperdalam skill tambahan yang kita punyai. Gunakan internet untuk menambah pengetahuan, ikuti forum atau grup yang terkait, unduh materi-materi pelatihan termasuk tips dan triknya.

Lalu yang paling penting, praktekkan.

WFH ini saat yang tepat, gunakan untuk meningkatkan kemampuan. Siapa tahu setelah WFH berakhir, skill yang dipunyai sudah mumpuni dan bisa jadi modal untuk pindah divisi atau malah melamar ke tempat baru dengan gaji yang lebih besar.

Baca juga:  5 Hal Penting Memilih Laptop bagi Anak Sekolah

Menambah Ilmu Baru

Apa yang pernah menarik perhatian netter? Pengen tahu cara nge-vlog? Ingin belajar membuat aplikasi android? Atau ingin belajar bahasa Jepang?

Sama seperti mengasah skill yang saya tulis di atas, jam kosong selama WFH bisa dimanfaatkan untuk mencari ilmu baru.

Sekadar pengalaman, dalam masa pemulihan akibat DBD beberapa tahun lalu, saya mempelajari dasar-dasar bahasa pemrograman, khsusunya PHP. Ilmu itu pernah sangat bermanfaat buat saya membangun blog pribadi hingga tahun 2013 saat CMS membuat segalanya jadi lebih mudah. Kini, dengan bekal pengetahuan yang saya punya, sedikit-sedikit saya paham bagaimana cara memodifikasi sebuah pemrograman – dalam hal ini yang menggunakan bahasa PHP.

Dan meski ilmu yang didapat selama WFH mungkin ‘hanya sekedarnya saja’, setidaknya kita sudah tahu dan punya dasar-dasarnya, tinggal diasah lagi ke depannya.

Kembali ke Hobi

Semua orang bisa dipastikan punya hobi, entah itu memasak, fotografi, atau ngoprek.

Jam kosong WFH bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan hobi menjadi sesuatu yang lebih bernilai, tentunya dengan beberapa penyesuaian karena aktivitas yang berhubungan dengan hobi pasti menguras waktu tanpa terasa. Hobi juga biasanya mensyaratkan atau mengakibatkan kondisi tertentu yang biasanya bertentangan dengan pekerjaan, misalnya hobi ngoprek pasti membuat tangan jadi kotor.

Karena itu, lakukan hobi dengan sistem jadwal dan target yang harus dipatuhi.

Tanpa sadar, hal itu akan melatih kita menjadi lebih profesional ke depannya, kita pun akan terbiasa dengan target yang terukur. Kita juga akan memiliki kemampuan untuk bekerja tidak berdasarkan mood semata.

Serius.

Evaluasi dan Memperbaiki Diri

Jam kosong selama WFH bisa kita isi dengan melakukan refleksi dan evaluasi diri.

Baca juga:  3 Hal yang Harus Diingat Sebelum Resign

Selama ini apa yang kurang dari diri kita? Apakah penampilan yang kurang? Apakah sifat pemarah terlalu dominan? Atau bermasalah dengan bau badan?

Temukan apa yang kurang di diri kita dan perbaiki. Termasuk di sini adalah memperbaiki kualitas ibadah kita, juga memperbaiki hubungan dengan orang-orang yang serumah dengan kita. Kita yang biasanya tidak pernah membersihkan rumah, kali ini coba lakukan hal itu. Kita yang biasanya hanya mendapat laporan tentang anak, kali ini bisa melihat dan berinteraksi langsung dengannya.

Siapa tahu setelah kembali beraktivitas di kantor, kita akan memancarkan aura positif, menjadi pribadi yang lebih baik, dan bisa jadi mendapat sesuatu yang baik pula.

Bersantai

Bersantai? Selama jam kosong WFH? Kenapa tidak?

Mungkin saja bidang pekerjaan kita termasuk yang tinggi tekanannnya. Jika di kantor, tekanan itu mungkin tidak bisa dilepas dengan mudah. Nah, selama WFH tidak ada salahnya bersantai sejenak melepas ketegangan akibat tekanan pekerjaan.

Caranya tentu netter lebih tahu. Bisa dengan mendengarkan musik, berolahraga ringan, atau bahkan memejamkan mata sejenak, tentunya harus diatur waktunya supaya nggak kebablasan.

Melepas ketegangan itu perlu demi kesehatan diri. Ingat, kesehatan itu nomor satu, apalagi dalam situasi seperti ini, sebisa mungkin kita jangan sampai jatuh sakit.

Penutup

Itulah sebagian cara yang bisa kita lakukan untuk mengisi jam kosong selama WFH atau work from home.

Sekali lagi, memang tidak semua pekerjaan bisa dilakukan dari rumah. Karena itu saya sangat berharap kita semua tetap sehat dan bisa melewati masa-masa ini dengan baik.

Semoga tulisan saya kali ini bermanfaat, sila tulis di kolom komentar jika netter ingin menambahkan atau punya pendapat lain.

Baca juga:  Cara Cepat Menjadi Selebgram dalam Sehari
Sumber gambar: Andrea Piacquadio (Pexels)

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com.  Copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengubah amaran ini.  Disclaimer selengkapnya.

Bagikan Jika Artikel Ini Bermanfaat

Tinggalkan komentar