Kecewa dengan Jam Pintar Zeblaze?

Awalnya saya ingin memiliki sebuah smartwatch yang bisa buat nelpon tanpa lewat Bluetooth – seperti jam Imoo punya anak saya.  Alasannya untuk memudahkan saya menghubungi si kecil saat menjemputnya pulang sekolah.

Selain itu, jam tersebut juga harus punya – minimal – fitur pedometer seperti MiBand istri saya agar saya tahu hari ini saya sudah berjalan berapa langkah.

Setelah melakukan penelusuran dan perbandingan, akhirnya pilihan jatuh pada Zeblaze Thor Pro 3G yang rentang harga pasarnya 1 juta  – 1,5 juta rupiah.

Spesifikasi

Dikutip dari situs smartwatchspecifications, seperti inilah spesifikasi Zeblaze Thor Pro 3G:

  1. CPU MTK6580 1.0GHz Quad Core
  2. 1 GB RAM & 16GB Internal storage
  3. 500 mAh Lithium Polymer Battery (di box tertulis 530 mAh)
  4. Slot Nano SIM GSM 850/900/1800/1900MHz WCDMA 900/2100MHz
  5. Size 57,7 x 51,2 x 15mm, screen size 1,53 inch IPS LCD 320 x 320 pixels, weight 63g
  6. Touch screen, Bluetooth, WiFi, 2 MP Camera, Gorilla Glass, Magnetic charging
  7. Android and iOS compatible

Bahkan melihat spesifikasi di atas, saya sudah ragu.

Karena pada dasarnya ini adalah handphone berbentuk jam, kapasitas batre yang cuma 500 mAh bakal kuat berapa lama?

Waktu memilih handphone saja saya sudah tidak melirik yang kapasitas baterainya 1.500 mAh, apalagi ini yang jauh di bawahnya.

Tapi keinginan akhirnya mengalahkan keraguan.

Zeblaze Thor Pro 3G, Kesan Pertama

Smartwatch yang saya terima datang dikemas box bagus bertuliskan Zeblaze berwarna keperakan.

box zeblaze yang saya terima, dokpri

Isi paketnya adalah:

  1. Smartwatch Zeblaze Thor Pro 3G
  2. Docking untuk pengisian daya berikut kabel USB-nya
  3. Obeng kecil untuk membuka slot kartu SIM berikut dua sekrup cadangan
  4. Buku manual berbahasa Inggris dan (mungkin) Polandia

Jamnya berwarna hitam dengan finishing product yang rapi.  Strapnya sangat lentur dan nyaman digunakan, sepertinya kita tak perlu kuatir soal ketahanannya.

jam dan docking chargernya, dokpri

Sewaktu ditimang, smartwatch ini mantap beratnya, namun tidak terasa sewaktu digunakan.

Slot untuk kartu SIM nano terletak di sisi kiri (saat jam dikenakan di tangan kiri). Untuk membuka penutup slotnya, gunakan obeng yang terdapat di paketnya.

Di sisi kanan terdapat dua tombol;  Lock screen yang sekaligus berfungsi sebagai tombol power dan satu lagi adalah tombol Back. Di antara kedua tombol ini terdapat kamera.

Untuk mengaktifkan kamera, pilih menu ‘Camera’ pada jam.

pilih menu camera untuk memotret, dokpri

Seperti ini hasil jepretannya:

hasil foto zeblaze thor pro 3g
hasil foto zeblaze thor pro 3g

Untuk bisa mengambil foto dengan benar, kenakan jam terlebih dulu, kira-kira seperti Conan yang menembakkan jarum di jamnya untuk membius Kogoro Mouri. Buat yang doyan motret orang diam-diam dan nggak ingin ketahuan, jam ini tjotjoklah, apalagi hasil fotonya lumayan.

Kembali ke topik.

Zeblaze Thor Pro 3G mendukung gestur ‘raise’  yang langsung mengaktifkan layar saat penggunanya mengangkat tangan untuk melihat jam.

Yang penting, smartwatch ini dilengkapi sensor pedometer untuk menghitung langkah dan detak jantung.  Jumlah langkah yang tampil di layar akan otomatis di-reset esoknya.

Untuk watch face atau tampilan angka jam di layar, Zeblaze Thor Pro 3G secara default dilengkapi sekitar 16 pilihan.  Kalau kurang, bisa ditambah tanpa instal aplikasi apapun.

default-nya ada 16 pilihan watch face, kebetulan saya lebih suka yang ini, dokpri

Halaman berikutnya: Penilaian & Kesimpulan Akhir

 

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com, copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengedit amaran ini. Disclaimer selengkapnya.

Artikel ini mendapat 137 views sejak dipublish

Leave a Reply

%d bloggers like this: