Info Penting Seputar PPDB 2020

PPDB DKI 2020, Cara Daftar Sekolah Online | Ryan Mintaraga (Image: Siedoo)
PPDB DKI 2020, Cara Daftar Sekolah Online | Ryan Mintaraga (Image: Siedoo)

Daftar Isi

Lama baca: 4 menit

Wabah virus korona (CoViD-19, Corona Virus Disease 19) membawa dampak di hampir seluruh kehidupan bermasyarakat, termasuk pendidikan. Di antara satu dampak CoViD-19 adalah pemerintah membatalkan Ujian Nasional (UN) yang semula dijadwalkan 20 April 2020. Selain pembatalan Ujian Nasional, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020/2021 pun dipastikan terkena imbas CoViD-19.

Ketentuan Mendikbud Mengenai PPDB 2020

Dalam Surat Edaran Mendikbud No. 4 Tahun 2020 yang ditandatangani 24 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), disebutkan bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Dinas Pendidikan dan sekolah diminta menyiapkan mekanisme PPDB yang mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran CoViD-19, termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orangtua secara fisik di sekolah.
  2. PPDB pada Jalur Prestasi dilaksanakan berdasarkan:
    a. Akumulasi nilai rapor ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir; dan/atau
    b. Prestasi akademik dan non-akademik di luar rapor sekolah;
  3. Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan bantuan teknis bagi daerah yang memerlukan PPDB daring.

Penggunaan Dana BOS

Masih di surat edaran yang sama, disebutkan bahwa Dana Bantuan Operasional Sekolah atau Bantuan Operasional Pendidikan dapat digunakan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah termasuk untuk membiayai keperluan dalam pencegahan pandemi CoViD-19 seperti penyediaan alat kebersihan, hand sanitizer, disinfektan, dan masker bagi warga sekolah serta untuk membiayai pelajaran daring.

Aktivitas dan Informasi Terkini PPDB 2020

Berdasar pantauan, sampai artikel ini ditulis belum ada aktivitas maupun pengumuman terkait PPDB 2020 untuk sekolah negeri, namun beberapa sekolah swasta tercatat sudah membuka pendaftaran sejak Februari 2020, dengan tetap mengikuti protokol CoViD-19, utamanya social distancing.

Dari situs Kemendikbud, informasi yang diedarkan masih bersifat umum seperti:

  1. Kuota untuk jalur zonasi minimal 50% dari kapasitas,
  2. Kuota untuk jalur afirmasi minimal 15% dari kapasitas,
  3. Kuota untuk jalur perpindahan tugas orang tua/wali minimal 5% dari kapasitas,
  4. Kuota untuk jalur prestasi maksimal 30% dari kapasitas.
Baca juga:  Putri Duyung, Benarkah Keberadaannya Hanya Mitos?

Catatan: Jalur Prestasi dibuka apabila masih terdapat sisa kuota dari pelaksanaan tiga jalur lainnya.

Jalur Zonasi

Jalur Zonasi adalah jalur yang disediakan bagi peserta didik yang telah tinggal dalam satu zona selama minimal satu tahun, dibuktikan dengan kartu keluarga atau surat keterangan dari ketua RT/RW yang dilegalisir pejabat berwenang.

Untuk jalur zonasi tidak ada proses seleksi menggunakan tes/UN/Ujian Sekolah dan bentuk seleksi yang digunakan di jalur prestasi.

Jalur zonasi juga berlaku bagi siswa penyandang disabilitas.

Jalur Afirmasi

Afirmasi adalah jalur yang disediakan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu, dibuktikan dengan keikutsertaan program penanganan keluarga tidak mampu dari pemerintah.

Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

Disediakan bagi peserta didik ketika lokasi pekerjaan orang tua/wali dipindahtugaskan, dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan.

Jalur Prestasi

Disediakan bagi peserta didik yang memiliki prestasi akademik dan nonakademik, dibuktikan dengan prestasi yang diterbitkan paling singkat enam bulan dan paling lambat tiga tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB.

Jalur Prestasi tidak berlaku untuk pendaftaran calon peserta didik baru pada TK dan kelas 1 SD.

Jalur Prestasi ditentukan berdasarkan:

  1. Nilai Ujian Sekolah atau Ujian Nasional dan/atau
  2. Perlombaan dan/atau penghargaan di bidang akademik ataupun nonakademik pada tingkat internasional, nasional, provinsi, dan/atau tingkat kabupaten/kota.

Kapan PPDB 2020 Dilaksanakan?

Informasi tak resmi menyebut PPDB 2020 – khususnya di Jakarta akan dilaksanakan pertengahan Juni 2020 untuk jalur afirmasi, sementara untuk jalur zonasi menyusul sepuluh hari kemudian.

Sampai saat ini belum ada informasi pasti meski beberapa sumber menyebut PPDB 2020 dilaksanakan sesuai jadwal yaitu Mei – Juni 2020, karena itu bagi para orang tua terus ikuti informasi seputar PPDB 2020 supaya anak-anak kita bisa terus mendapat pendidikan di kondisi sulit seperti ini.

Baca juga:  Belajar dari Rumah, Bagaimana Cara Menonton TVRI?

Tetap sehat semuanya, jaga jarak. Meski UN dibatalkan, tetaplah belajar, diantaranya dengan mengikuti program ‘Belajar dari Rumah’ yang digagas Kemendikbud dan ditayangkan di TVRI.

Catatan:

Informasi dalam artikel ini akan terus diperbarui, sila sharing jika netter punya informasi penting seputar PPDB 2020, sila cek di tajuk Update, terima kasih.

Halaman berikutnya: Update

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com.  Copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengubah amaran ini.  Disclaimer selengkapnya.

Bagikan Jika Artikel Ini Bermanfaat

Tinggalkan komentar