Category Cerpen

Matcha Latte dan Hujan Akhir Tahun | Ryan Mintaraga (huffingtonpost)

Matcha Latte dan Hujan Akhir Tahun

Hujan tak lagi deras mengguyur. Rain mendesah.  Kesal. Memang sih sudah nggak hujan. Tapi tetap aja janji hari ini dicancel. Gadis berambut ikal kemerahan itu turun dari apartemennya di lantai 13 sambil menyandang ransel berisi kamera DSLR lengkap yang semula…
Cerita Tengah Malam: Karma | Ryan Mintaraga (Wallpaper-House)

Cerita Tengah Malam: Karma

Suara itu terdengar lagi, memecah kesunyian malam. “Dear, itu bayi siapa sih tengah malam gini nangis?” tanyaku pada Maya, wanita yang sudah 6 tahun kunikahi. Namaku Sultan, seorang pengusaha muda berusia 39 tahun. Mendengar pertanyaanku barusan, Maya yang masih asyik…
Cintakan Membawamu Kembali | Ryan Mintaraga (afrimov)

Cintakan Membawamu Kembali

♫ Tiba saat mengerti jerit suara hati Letih meski mencoba melabuhkan rasa yang ada ♫ Terdengar suara khas Ari Lasso membawakan lirik-lirik indah dalam lagu ‘Cinta kan Membawamu Kembali‘. Sam memandang Tika. “Tinggallah sebentar lagi,” pinta Tika.  Tangannya menggenggam erat jemari kukuh…
Cerita Tengah Malam: 24 Jam Terakhir | Ryan Mintaraga (kiwireport)

Cerita Tengah Malam: 24 Jam Terakhir

“Heh, sana, sana!  Kamu jangan ke sini!” “Nak, kamu jangan main sama anak setan itu!  Sini!” “Kamu!  Jangan deket-deket sama anakku!  Pergi!” Seperti itulah hari-hari yang kujalani sejak aku mulai bisa mengingat. Sedari kecil aku selalu bermain seorang diri tanpa…
Aku Hanya Lapar | Ryan Mintaraga (Catatan Rasa)

Aku Hanya Lapar

Aku berjalan terseok-seok. Tubuh kurusku terasa lemah, sangat lemah. Aku lapar! Aku tak ingat sudah berapa lama perutku kosong. Aku juga tak ingat berapa tempat yang sudah kudatangi, memohon belas kasih mereka untuk memberiku sedikit makanan. Tapi mereka bergeming. Beberapa…
Pusaran Takdir | Ryan Mintaraga (SimpleFreeThemes)

Pusaran Takdir

Mbak Titi menatapku prihatin usai aku mengutarakan maksudku menemuinya pagi ini. “Kamu perlu berapa?” tanyanya kemudian dengan lembut. “Sekitar sepuluh juta, Mbak,” jawabku lirih.  “Untuk biaya persalinan Nia.  Dokter bilang ada kemungkinan Nia dirujuk ke Rumah Sakit untuk menjalani operasi…
Lakuna | Ryan Mintaraga (Pinterest)

Lakuna

Sore ini langit berwarna keemasan – seperti biasa. Seperti biasa pula kami bertiga duduk diam memandangi matahari yang sebentar lagi tenggelam di ufuk. Entah berapa lami kami tenggelam dalam kesunyian. “Suara itu makin sering dan jelas terdengar belakangan ini,” aku…
Clone: Vega & Lyra | Ryan Mintaraga (Abzu2)

Clone: Vega & Lyra

Penglihatan itu kembali. Aku terbaring dengan peralatan medis di sekujur tubuhku. Telingaku sayup menangkap suara mesin EKG dan napasku sendiri yang aneh dan berat.  Aku menggerakkan tanganku, mencari tahu kenapa napasku seperti itu. Selang oksigen! Aku dibantu alat bantu pernapasan!…
Cerita Tengah Malam: Editing Room | Ryan Mintaraga (dailytimes)

Cerita Tengah Malam: Editing Room

“Malam, Pak Ali.  Asepnya ada?” tanyaku pada penjaga kantor Production House tempat temanku bekerja. Pak Ali, penjaga kantor itu hanya mengangguk. Production House ini terdiri dari lima lantai.  Lantai satu ditempati tim marketing, lantai dua diperuntukkan bagi staf administrasi, dan…
Perjumpaan di Kereta Terakhir | Ryan Mintaraga (CNBC)

Perjumpaan di Kereta Terakhir

“Jalur dua, jalur dua, sebentar lagi kereta akan datang dari arah utara dengan tujuan akhir stasiun…” Sudah hampir tengah malam, namun ritme di sini tak berubah sejak dini hari. Semua terjadwal. Jadwal bis, jadwal kereta. Where do you want to…