Cara Memainkan Game Wii Menggunakan Hardisk

kembali ke halaman pertama

Tahap 2 : Menyalin File ISO Wii ke Hardisk

Untuk gampangnya, file ISO adalah file yang merupakan hasil konversi (convert) dari keping CD / DVD.  Mengkopi isi sebuah CD / DVD yang autorun (langsung jalan ketika dimasukkan dalam perangkat yang tepat) tidak seperti kita mengkopi isi sebuah flashdisk misalnya.  Diperlukan langkah-langkah khusus agar isi CD /DVD tersebut bisa tersalin seluruhnya.

Di sini saya tidak bisa menyalin disk Wii yang saya punya menjadi ISO-nya karena perangkat DVD di komputer saya tidak bisa membaca disk Wii, kabarnya memang hanya DVD merk LG yang bisa membaca isi disk Wii.

Karena itu saya berburu ISO Wii saja yang sudah tersedia di internet dengan kata kunci ‘wii iso download’ tanpa tanda petik.

Sedikit catatan, setahu saya tindakan mendistribusikan ISO seperti itu adalah ilegal, mungkin ada netter yang lebih tahu?

Proses pengunduhan ISO juga berbelit-belit sama seperti kita mengunduh file MP3.  Kemudian saya menemukan satu situs yang proses pengunduhannya tidak bertele-tele, hanya saja pengunduhan gratis di sini lamanya minta ampun bisa sekitar 4-5 jam untuk file sebesar 4 GB.  Karena itu pertimbangkan untuk membeli paket keanggotaan yang ditawarkan situs tersebut, sepadan kok.

Jangan lupa juga, file yang diunduh kemungkinan masih berformat RAR sehingga harus kita ekstrak lagi.

Usai mengunduh dan mengekstrak ISO Wii, sekarang saatnya kita menyalin file tersebut ke hardisk – menggunakan WBFS Manager.

  1. Jalankan WBFS Manager.
  2. Cek di tab ‘Drive‘, pastikan bahwa drive-nya sesuai dengan drive yang akan diisi file ISO kemudian klik ‘Load‘.
  3. Sekarang kita beralih ke panel kanan bawah, ada tombol yang bertuliskan ‘Browse‘.  Klik tombol tersebut dan tujukan ke folder di mana kita tadi menyimpan file ISO yang sudah diekstrak.
    klik tombol browse di kanan bawah (screenshot)
    klik tombol browse di kanan bawah (screenshot)

    arahkan ke folder di mana file unduhan disimpan (screenshot)
    arahkan ke folder di mana file unduhan disimpan (screenshot)
  4. Kita bisa memilih banyak file sekaligus, kemudian klik ‘Open‘ untuk melanjutkan.  Tunggu sejenak hingga WBFS selesai memanggil file-file yang diminta.
  5. Seperti inilah tampilan WBFS Manager sekarang :

    file-file ISO yang siap dikopi ke hardisk eksternal / USB Flashdisk (screenshot)
    file-file ISO yang siap dikopi ke hardisk eksternal / USB Flashdisk (screenshot)
  6. Perhatikan lagi di panel kanan bawah ada tombol ‘Add to Drive‘, klik saja untuk mengkopi file dari komputer kita ke hardisk eksternal atau USB Flashdisk yang sudah kita siapkan.  Lamanya proses penyalinan tergantung dari banyaknya file.

Tahap 2 selesai!

Cabut hardisk eksternal dari komputer.

Tahap 3 : USB Loader & SD Card

Masukkan SD Card ke komputer menggunakan card reader dan pastikan bahwa SD Card tersebut berformat FAT32 – bukan NTFS yang merupakan standar Windows.

Berikutnya kita mengunduh script yang dinamakan USB Loader.  USB Loader tersebut nantinya akan dijalankan di konsol Wii agar bisa mengenali hardisk yang kita pasang.

USB Loader bisa diunduh dari alamat ini :

https://code.google.com/archive/p/usbloader-gui/downloads

Terus-terang saya tidak tahu banyak tentang USB Loader, karena itu saya mengunduh yang versi All In One Package sebesar kurang-lebih 15 MB.

File unduhan ini berformat ZIP sehingga – sekali lagi – harus diekstrak.

Usai diekstrak, salin seluruh isi folder ke SD Card.  Beberapa ada yang menyebutkan bahwa cukup foder ‘apps‘ saja yang disalin ke SD Card.  Sementara saya merasa puas dengan eksperimen kali ini, mungkin ada netter yang lebih tahu soal USB Loader?  Mohon koreksinya.

Setelah proses penyalinan selesai, cabut SD Card.

Tahap 3 selesai!

Tahap 4 : Let’s Play!

Sekarang saatnya kita memasang hardisk dan SD Card yang sudah disiapkan sebelumnya.  Pastikan konsol Wii dalam keadaan off kemudian pasang hardisk dan SD Card sesuai gambar berikut:

pasang hardisk & sd card sesuai gambar (kolase dari mynintendonews & pcmag)
pasang hardisk & sd card sesuai gambar (kolase dari mynintendonews & pcmag)

Sedikit catatan, dari beberapa artikel disebutkan bahwa slot USB di Wii yang direkomendasikan untuk eksternal hardisk adalah slot 2 (bawah).  Saya sendiri tidak ada masalah saat hardisk dipasang di slot 1 maupun 2, namun ketika dicoba di konsol Wii milik adik ipar, sistem meminta agar hardisk disambungkan di slot USB nomor 2.

Sekarang nyalakan konsol Wii hingga tampil homescreen, kemudian ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Dari homescreen Wii, pilih dan klik Homebrew kemudian klik ‘Start‘, layar akan berganti.
  2. Berikutnya pilih dan klik USB Loader, konsol akan membaca isi hardisk.  Lamanya proses sepertinya tergantung banyaknya file dan kecepatan hardisk.
  3. List game pun muncul, pilih dan klik game yang akan dimainkan.
  4. Selamat bermain!

Catatan

Saya sendiri nyaris tidak mengeluarkan biaya untuk membuat konsol Wii bisa memainkan game lewat hardisk karena kebetulan semua peralatan yang dibutuhkan sudah tersedia.  Mungkin satu-satunya biaya yang saya keluarkan adalah meng-upgrade keanggotaan saya di satu situs penyedia ROM (ISO) agar bisa mengunduh file-file yang tersedia dengan kecepatan normal.  Biaya yang dikeluarkan sebesar US$ 9.99 untuk masa 1 bulan yang dibayar lewat PayPal.

Ribet?  Mungkin.

Jika netter mencari kepraktisan, rasanya cukup banyak penyedia jasa setting Wii supaya bisa memainkan game melalui hardisk – tentu dengan biaya.  Hardisk berisi game Wii juga cukup banyak yang jual, biasanya hardisk berkapasitas 500 GB dan diisi penuh.

Berapa harganya?

Rata-rata sekitar Rp 850.000,- wajarlah, toh harga hardisknya saja sudah sekitar Rp 500.000 – Rp 600.000,-

Atau mau jasa isi gamenya saja?  Ada.

Nah, pilihan ada di tangan netter.

Referensi & Tautan Luar :

  1. WBFS Manager Download, Official Site http://wbfsmanager.codeplex.com/releases/view/26808
  2. USB Loader Download, Google https://code.google.com/archive/p/usbloader-gui/downloads
  3. USB Loader Download, SourceForge https://sourceforge.net/projects/usbloadergx/
Sumber gambar: duniaku

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com, copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengedit amaran ini. Disclaimer selengkapnya.

Video Editor sejak tahun 1994, sedikit menguasai web design dan web programming. Michael Chrichton dan Eiji Yoshikawa adalah penulis favoritnya selain Dedy Suardi. Bukan fotografer meski agak senang memotret. Penganut Teori Relativitas ini memiliki banyak ide dan inspirasi berputar-putar di kepalanya, hanya saja jarang diungkapkan pada siapapun.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: