Annual Pass Dufan, Bayar Sekali untuk Gratis Setahun Penuh!

Jadi gini, kita berhitung saja.  Harga tiket Dufan yg terakhir saya tau itu Rp 250.000/orang.  Dikali 4 berarti 1 juta, itu only buat tiket masuk Dufan, blm tiket masuk Ancol, blm harga makanan/minuman yg pastinya lebih mahal ketimbang di luaran.  Anggap saja kita keluar uang 2 juta.

Maka saya bisa ngerti kalo banyak ortu yg lebih memilih bawa anaknya ke mall, pengeluaran uang bisa ditekan ke angka 1 juta atau malah 500 rb.

Status facebook di atas saya tulis tanggal 16 Oktober 2016 dan mendapat komentar dari beberapa teman.  Dari beberapa komentar yang masuk, ada 2 yang menarik perhatian saya yaitu:

  1. Informasi bahwa Dufan kerap mengadakan promo sehingga harga tiket bisa lebih murah.
  2. Informasi bahwa menggunakan annual pass Dufan, kita cukup bayar sekali untuk gratis ke Dufan satu tahun penuh.

Nah, informasi tentang annual pass ini yang sangat menarik perhatian sehingga saya memutuskan mencari tahu lebih lanjut.

APA ITU ANNUAL PASS DUFAN?

Di situs resmi Ancol dijelaskan bahwa

Annual Pass Dufan adalah kartu yang berfungsi sebagai akses gratis ke Dufan dan memainkan semua wahananya selama satu tahun penuh sehingga pengunjung tidak perlu lagi membeli tiket masuk Dufan selama setahun apabila sudah memiliki annual pass.  Penggunaan annual pass tanpa batas, bisa digunakan setiap hari mulai Senin hingga Minggu dan bisa digunakan pada hari libur nasional atau libur hari raya. https://www.ancol.com/id/events/kartu-annual-pass-dufan

Hm menarik!

Setelah merasa cukup memperoleh informasi di situs resminya, berbicara dengan officer di call center, hingga membaca pengalaman para blogger yang menggunakan annual pass, saya pun memantapkan diri untuk membeli annual pass Dufan.

Dengan menggunakan busway rute Kampung Melayu – Ancol, lokasi Dufan ternyata tidak jauh dari halte terakhir, kita cukup belok kanan dan berjalan kaki sedikit.

PROSEDUR PEMBELIAN ANNUAL PASS

  1. Mengantre di loket seperti biasa.  Bagi netter yang membawa anak kecil, terlebih dulu ukur tinggi badan si anak.  Ketentuan di Dufan adalah apabila tinggi badan sudah lebih dari 100 cm (1 meter) maka wajib membeli tiket.
  2. Katakan pada petugas di loket bahwa kita akan membeli annual pass.  Pengalaman saya, harga annual pass lebih mahal dari tiket reguler.  Waktu itu harga tiket reguler adalah Rp 295.000 sementara annual pass Rp 400.000.  Kita akan mendapat tiket masuk sementara berupa print-an kertas.
  3. Mengantre di pintu masuk Dufan seperti biasa, setelah itu kita menuju Balai Kota Dufan untuk mendapatkan kartu annual pass.  Balai Kota Dufan adalah bangunan pertama yang kita temui saat memasuki Dufan sehingga tidak sulit mencarinya.  Jika saya tidak salah ingat, bangunan ini terletak di sebelah kiri dan berwarna putih bersih.
  4. Memasuki Balai Kota sudah ada beberapa pegawai Dufan yang akan membuatkan annual pass.  Kita akan disodori selembar formulir untuk masing-masing orang.  Sejauh yang saya ingat, kita hanya diminta mengisi data diri dan nomor telepon.  Sedikit informasi, dulu katanya kita diminta menyiapkan fotokopi KTP, tapi saat saya membuat annual pass, petugas tidak menanyakan KTP saya.  Meski begitu, tidak ada salahnya menyiapkan fotokopi KTP.
  5. Berikutnya, sidik jari kita akan dipindai berkali-kali lalu kita difoto seperti proses pembuatan KTP, paspor, atau SIM.
  6. Selesai!  Beberapa menit kemudian kita sudah memiliki annual pass, sekarang saatnya kita berpetualang di Dufan!

Saat ini kartu annual pass yang saya miliki berwarna merah dengan informasi nama, nomor keanggotaan, dan masa berlaku kartu tercetak di permukaannya.  Masa berlaku kartu adalah satu tahun sejak tanggal pembelian dan hanya berlaku bagi pemegang annual pass yang namanya tertera di kartu.

Tadinya saya pikir di annual pass ada foto saya, ternyata nggak 😊

PENGGUNAAN ANNUAL PASS DI HARI LAIN

Kurang-lebih 1 bulan kemudian, saya iseng ingin mencoba benarkah dengan annual pass kita gratis masuk ke Dufan?  Apakah pemegang annual pass tidak dipersulit saat memasuki Dufan?  Bagaimana prosedur penggunaan annual pass?

Singkat cerita, saya sudah di Dufan lagi, kali ini berdua saja bersama si bungsu.

Nah karena sudah memiliki annual pass, saya tak perlu lagi membeli tiket alias bisa langsung meluncur ke pintu masuk Dufan.

Setelah menyerahkan annual pass pada petugas pintu masuk, kartu dan sidik jari kita akan dipindai.  Jika sidik jari kita cocok dengan data yang tersimpan di server Dufan, kita diizinkan masuk.

Sudah?  Iya, ternyata segampang itu.

KESIMPULAN

Dengan memiliki annual pass Dufan, kita bisa signifikan menghemat pengeluaran karena tak perlu lagi membeli tiket.  Biaya yang akhirnya dikeluarkan adalah pembelian tiket masuk Ancol sebesar Rp 25.000 per orang dan biaya konsumsi di Dufan rata-rata Rp 150.000 hingga Rp 200.000 per orang.

Dengan memiliki annual pass juga kita nggak perlu ngotot pengen mencoba semua wahana di Dufan, toh kita bisa datang lagi lain hari, gratis.

Ingat, kartu annual pass hanya berlaku bagi orang yang namanya tertera pada kartu dan di-cross check dengan pemindaian sidik jari saat hendak memasuki Dufan, karena itu jangan coba-coba berbohong dengan meminjamkan kartu pada orang lain atau menggunakan kartu orang lain.

Ada yang sudah pernah mencoba?

Bagaimana?  Tertarik membuat annual pass Dufan?  Saat tulisan ini di-publish, Dufan sedang mengadakan promo sehingga harga annual pass hanya Rp 295.000 atau seharga tiket reguler.

Semoga tulisan saya bermanfaat, selamat memiliki annual pass Dufan!

UPDATE 19 September 2018

Masa berlaku annual pass saya sudah berakhir bulan April lalu.  Untuk sementara saya memutuskan tidak memperpanjang annual pass, selain karena sudah puas menggunakannya selama setahun, harga annual pass Dufan kini sudah di angka Rp 600.000 per orang.  Saat ini saya sedang berpikir untuk membeli annual pass Atlantis.

Referensi & Tautan Luar:

  1. Annual Pass, Situs Resmi Ancol https://www.ancol.com/id/events/kartu-annual-pass-dufan
  2. Harga Kartu Annual Pass, Situs Resmi Ancol https://www.ancol.com/id/annual-pass
Sumber gambar: KepoGaul

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com, copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengedit amaran ini. Disclaimer selengkapnya.

Video Editor sejak tahun 1994, sedikit menguasai web design dan web programming. Michael Chrichton dan Eiji Yoshikawa adalah penulis favoritnya selain Dedy Suardi. Bukan fotografer meski agak senang memotret. Penganut Teori Relativitas ini memiliki banyak ide dan inspirasi berputar-putar di kepalanya, hanya saja jarang diungkapkan pada siapapun.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: