Nonton Netflix di TV Biasa dengan Android TV Box

Nonton Netflix di TV Menggunakan Android TV Box | Ryan Mintaraga (Image: Pexels)
Nonton Netflix di TV Menggunakan Android TV Box | Ryan Mintaraga (Image: Pexels)

Daftar Isi

Lama baca: 6 menit

Sudah langganan Netflix? Selama ini nonton di mana? Komputer, laptop, atau ponsel? Kurang puas dengan layar yang kecil? Pengen nonton Netflix di TV LED ‘biasa’ (bukan Smart TV) yang layarnya lumayan besar dan nontonnya bisa sambil rebahan? Nah, tulisan ini akan membantu netter supaya bisa nonton Netflix di TV biasa.

Langsung saja.

Caranya adalah lengkapi TV dengan perangkat yang dinamakan android tv box. Perangkat ini cukup banyak dijual di toko online dengan harga bervariasi mulai Rp 200.000. Beberapa bahkan sudah terinstal Netflix.

Beli, pasang, hubungkan ke internet, jalankan aplikasi Netflix dan login, lalu nonton!

Mudah, kan?

Masalahnya adalah, memilih android tv box yang bisa Netflix itu gampang-gampang susah, sama seperti memilih ponsel android. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan supaya tak menyesal di kemudian hari.

Cermati Spesifikasi

Hal pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan android tv box terbaik yang sesuai dengan keinginan dan bujet adalah cermati spesifikasi yang ditawarkan, antara lain:

  1. Prosesor, berapa core-nya, makin tinggi tentu makin baik karena prosesor adalah jantung dan otak dari android tv box. Teorinya, makin banyak core-nya, makin bertenaga prosesornya untuk menjalankan aplikasi. Prosesor yang tidak bertenaga akan membuat aplikasi berjalan lambat (nge-lag), bahkan bisa hang. Untuk saat ini prosesor yang umum adalah Quad Core (4 core).
  2. Kapasitas RAM. RAM ibarat bagian otak yang bertugas memproses daftar perintah yang diberikan prosesor. Semakin besar kapasitas RAM, seluruh perintah yang diberikan oleh prosesor bisa dilaksanakan dengan cepat dan tidak ada yang terlewat. Sebaliknya jika RAM-nya kecil, yang terjadi adalah antrean perintah. Makin banyak perintahnya, makin panjang antreannya. Karena itu, saat ini disarankan memilih android tv box murah yang RAM-nya minimal 2GB.
  3. Perhatikan kapasitas ROM-nya (ruang simpan, memori) karena ada kemungkinan android tv box tersebut akan diinstal beragam aplikasi yang tentu saja membutuhkan space. Semakin besar ROM, jelas semakin baik. Jika memungkinkan, pilih yang menawarkan kapasitas ROM setidaknya 16GB.
  4. GPU. Di komputer, GPU disebut sebagai VGA Card. Tugasnya jelas, menangani urusan gambar. Salah satu kekuatan GPU terlihat saat memproses gambar 3D. GPU yang bertenaga akan mampu menampilkan gambar 3D dengan halus dan tentu saja tanpa lag. Sama seperti CPU, faktor utama dalam memilih GPU adalah jumlah core-nya, semakin banyak tentu semakin baik. Untuk saat ini GPU yang umum adalah Penta Core (5 core).
  5. Sistem operasi yang disematkan. Sama seperti ponsel, prioritaskan perangkat dengan OS android yang lebih baru. Untuk saat ini, rata-rata perangkat yang dipasarkan sudah terinstal OS android versi 7.
  6. Harga. Sifatnya opsional, tapi jika ada android tv box murah sekaligus android tv box terbaik, tentunya layak dijadikan pilihan.
Baca juga:  Menyulap Handphone Android Jadi CCTV

Bandingkan Fitur

Yang tak kalah penting dalam memilih android tv box adalah fitur yang ditawarkan, misalnya:

Koneksi internet antara box dengan modem

Apakah koneksi perangkat bisa menggunakan WiFi dan kabel LAN atau salah satu saja? Untuk kestabilan saat nonton netflix di TV, koneksi yang disarankan adalah menggunakan kabel. Karena itu utamakan memilih box yang koneksi internetnya bisa menggunakan kabel LAN.

Aplikasi apa saja yang sudah terinstal?

Tergantung penjualnya, rata-rata android box sudah diinstal aplikasi standar seperti YouTube, Chrome, Kodi, dan lain-lain. Tujuannya supaya pengguna tak perlu ‘repot’ instal-instal lagi.

cara nonton netflix di tv biasa (pixabay)
ilustrasi (pixabay)

Berapa port USB yang ada?

Dengan alasan hardware yang tidak kompatibel, beberapa aplikasi – termasuk Netflix – tidak tersedia dan tidak bisa diinstal di Google Play. Karena itu pengguna harus menginstal aplikasi yang diinginkan lewat flashdisk atau hardisk eksternal (selain mengunduh langsung dari situs seperti APKPure).

Dalam beberapa kasus, interaksi antara box dengan pengguna lebih enak dilakukan lewat mouse dan/atau keyboard karena pada dasarnya kebanyakan aplikasi android dibuat untuk layar sentuh yang istilahnya bebas bergerak, sementara gerakan pada remote control adalah gerakan yang berurutan.

Juga, salah satu aksesoris tambahan yang sangat berguna untuk android box adalah perangkat input yang dikenal sebagai airmouse atau android mini keyboard yang beroperasi menggunakan bluetooth dan adapter bluetoothnya harus ditancapkan ke slot USB.

Karena itu, pastikan android tv box yang akan dibeli sudah dilengkapi sedikitnya dua slot USB, jika ada tiga atau lebih, tentu lebih baik.

Tambahan: Apa yang Bisa Dilakukan TV Box Selain Nonton Netflix di TV?

Banyak. Apa yang tertulis di sini adalah sebagian diantaranya.

Baca juga:  Dua WhatsApp di Satu Ponsel? Syaratnya Cuma Satu

Media Player

Selain nonton Netflix di TV, pengguna bisa menonton YouTube atau streaming film/anime di layar yang lebih besar sambil rebahan dan menikmati cemilan. Pasang speaker, suara pun bakal lebih menggelegar.

Selain menonton, pengguna juga bisa menjalankan aplikasi pemutar musik seperti Spotify atau mendengarkan radio streaming.

Browsing dan Mengetik Seperti di Komputer

Dengan menambahkan mouse dan keyboard, jadilah sebuah komputer mini. Pengguna bisa berselancar di internet menggunakan peramban bawaan (Chrome) atau bisa mengunduh peramban lain.

Instal aplikasi office, maka pengguna bisa mengetik dan menyunting file selayaknya bekerja di komputer. Adaptasi tetap diperlukan karena ada perbedaan perintah – misalnya klik kanan pada mouse – antara komputer (Windows & Mac) dengan android.

Di android, klik kanan mouse berarti back.

Bermain Game Seperti di PlayStation

Ini menarik.

Di forum pengguna android tv box, beberapa anggotanya bercerita bahwa mereka menjalankan usaha rental game menggunakan perangkat tv box. Game yang dirental adalah game populer android seperti PUBG.

Aksesoris tambahan seperti USB game controller tentu diperlukan.

Saya sendiri pernah memainkan Final Fantasy Brave Exvius menggunakan mouse. Anak saya beberapa kali memainkan Roblox menggunakan mini keyboard. Cukup nyaman.

tambahkan game contoller alias gamepad, box pun bisa jadi konsol game (xda-developers)
tambahkan game contoller alias gamepad, box pun bisa jadi konsol game (xda-developers)

Nonton TV

Dengan menginstal aplikasi seperti ZalTV atau berlangganan IPTV, box bisa difungsikan seperti fungsi dasarnya yaitu TV. TV yang ditonton ini berbasis internet, jadi pastikan bahwa kita sudah berlangganan akses internet yang kencang dan unlimited.

Monitor CCTV Berbasis Aplikasi

IP camera adalah CCTV berbasis internet (dan aplikasi). Dengan menggunakan aplikasi, kita bisa menjadikan box sebagai monitor pemantau CCTV.

Tertarik Nonton Netflix di TV?

Pada dasarnya hampir seluruh fungsi ponsel android bisa dijalankan oleh android tv box, termasuk chatting.

Kita bahkan bisa melakukan mirrorscreen yaitu membuat monitor (TV) menampilkan layar ponsel kita. Fungsi ini biasanya bermanfaat saat presentasi di hadapan banyak orang.

Baca juga:  Kecewa dengan Jam Pintar Zeblaze?

Intinya memang android tv box adalah sebuah ponsel android tanpa layar dimana besarnya layar tergantung si pengguna. Yang ditawarkan tv box tentu pengalaman menikmati aplikasi android di layar yang lebih besar.

Di pasaran tersedia beragam pilihan dan merek android tv box terbaik 2020 dengan harga bervariasi.

Tertarik memiliki sebuah android tv box? Atau sudah punya? Fungsi apa yang membuat netter tertarik perangkat tersebut?

Semoga tulisan kali ini bermanfaat, silakan jika ada yang ingin ditanyakan atau berbagi pengalaman cara nonton Netflix di TV biasa.

Referensi & Tautan Luar:

  1. Berlangganan Netflix Tanpa Kartu Kredit? Bisa!, Ryan Mintaraga
  2. Panduan Memilih Android TV Box yang Sesuai Kebutuhan, Toko28
  3. Inilah 7 Daftar Android TV Box (Smart TV) Terbaik Tahun Ini, Bixbux
Sumber gambar: CottonBro (Pexels)

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com.  Copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengubah amaran ini.  Disclaimer selengkapnya.

Bagikan Jika Artikel Ini Bermanfaat

Tinggalkan komentar