22 Foto Jakarta 2019, Jakarta yang Berubah

Jakarta 2019, Jakarta yng Berubah | Ryan Mintaraga
Jakarta 2019, Jakarta yng Berubah | Ryan Mintaraga

Daftar Isi

Lama baca: 4 menit

Halaman sebelumnya

Trotoar yang Lega

Ini yang jadi fokus utama saya sebagai pejalan kaki.

Saya ingat betul trotoar di sekitar sini dulunya kurang nyaman meski cukup lebar.  Beberapa pengguna jalan di sekitar situ pasti tahu di sekitar JPO banyak pedagang kaki lima, penerangan yang redup, juga ada sedikit bau pesing.  Trotoarnya pun tidak rata.

Sekarang?

Yang saya lihat dan rasakan adalah tidak ada pedagang kaki lima, tidak ada bau pesing, trotoarnya rata, dan tentu saja lebar.

trotoarnya sekarang lebar (dokpri)
trotoar di depan ratu plaza, tampak akses menuju stasiun mrt di tengah trotoar (dokpri)

Trotoar yang lebar tersebut juga mendukung akses bagi kaum tunanetra dengan dipasangnya guiding block yang lurus. Peletakan guiding block ini juga relatif aman karena dipasang di bagian trotoar yang cukup jauh dari jalan raya.

guiding block bagi kaum tunanetra (dokpri)

Kemudian, ini yang saya suka, di trotoar ini – agak menjorok – ada tempat duduk. Tempat duduk ini untuk memfasilitasi pejalan kaki yang kelelahan seperti saya. Penempatan ini mungkin dimaksudkan agar penggunanya tidak mengganggu pejalan kaki, begitupun sebaliknya.

penempatan tempat duduk yang menjorok sehingga tidak mengganggu pejalan kaki, begitupun sebaliknya (dokpri)

Meski demikian, saya yakin kebanyakan pengguna tempat duduk ini adalah kaum perokok.  Hal itu diperkuat dengan puntung rokok yang bertebaran di sekitar tempat duduk.

tempat duduk yang disediakan, sayang terdapat puntung rokok di sekitarnya (dokpri)

Tidak jauh tempat duduk tersebut ada tempat sampah yang dipisahkan antara sampah organik, anorganik, serta sampah B3.

Pertanyaannya, kenapa kaum perokok tidak membuang puntungnya di tempat sampah itu ya, padahal jaraknya ‘kan dekat.

padahal tempat sampah dekat dengan tempat duduk, kenapa puntung tidak dibuang di sini (dokpri)

Tanaman di Pinggir Trotoar?  Sebenarnya Apa Fungsinya?

Jika diperhatikan trotoar di sepanjang kawasan ini dipisahkan dari badan jalan dengan dipasangi tanaman yang lebarnya lumayan sbb:

tanaman yang memisahkan jalan dengan trotoar (dokpri)

Awalnya saya menyangka fungsi tanaman ini semata hiasan sekaligus penyerap karbon, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan lingkungan.

Baca juga:  Annual Pass Dufan, Bayar Sekali untuk Gratis Setahun Penuh!

Namun ternyata tanaman ini memiliki fungsi lain sebagai pagar. Ya, pagar.

Bagi pengguna jalan yang ingin naik bus, tanaman ini tak mungkin dilompati sehingga mau tidak mau ia harus menuju halte terdekat.

Bagi saya penggunaan tanaman sebagai pagar ini jelas jauh lebih baik dibanding penggunaan pagar besi. Fungsional dan indah.

Ini Dia, GrabWheels!

Trotoar yang lega ini beberapa kali saya lihat jadi tempat bermain kaum muda.  Saya pernah lihat tempat ini jadi latihan skateboard.

Yang paling sering ditemui di sini adalah berseliwerannya pengguna GrabWheels, bahkan hingga malam hari.  GrabWheels sejatinya adalah moda transportasi untuk mobilitas jarak pendek di sekitar kawasan, namun saat ini kelihatannya lebih populer sebagai ‘permainan’.

Nah bagi pengguna jalan yang ingin merasakan GrabWheels, kebetulan saya menemukan tempat penyewaannya di Ratu Plaza.

lokasi penyewaan grabwheels di ratu plaza (dokpri)

Jangan lupa patuhi aturan penggunaannya.

seharusnya sih pake helm ya, tapi kok…? (dokpri)

Jakarta Memang Berubah

Dalam beberapa tahun ini, saya menilai Jakarta memang berubah, membenahi diri secara bertahap, tentunya.  Di kawasan sekitar saya tinggal juga saat ini sedang dilakukan pelebaran trotoar, meski spesifikasinya berbeda dengan kawasan bisnis Sudirman Thamrin.

kelihatannya untuk parkir, sayang saya lupa nyari tahu itu parkir apa (dokpri)
sepintas, lebar trotoar hampir sama dengan lebar jalan (dokpri)

Sebagai pejalan kaki, saya tentu senang dengan perubahan ini.  Jakarta memang harus ramah bagi pejalan kaki.

Baca juga: Annual Pass Dufan, Bayar Sekali untuk Gratis Setahun Penuh!

Semoga tulisan saya kali ini bermanfaat!

Seluruh gambar di tulisan ini merupakan dokumentasi pribadi menggunakan Nokia 7

Dipublish pertama kali di blog.ryanmintaraga.com.  Copasing diperbolehkan dengan mencantumkan lengkap alamat URL di atas atau dengan tidak menghapus/mengubah amaran ini.  Disclaimer selengkapnya.

Bagikan Jika Artikel Ini Bermanfaat

Satu pemikiran pada “22 Foto Jakarta 2019, Jakarta yang Berubah”

Tinggalkan komentar