[ilustrasi, someecards]

WhatsApp Sudah Dibaca Tapi Statusnya Bukan Centang Biru, Bisakah?

Harus diakui WhatsApp menjadi aplikasi perpesanan paling populer saat ini meski di Indonesia – menurut data yang dilansir similarweb – BBM masih menjadi raja, sementara menurut engadget WhatsApp berada di posisi kedua setelah Facebook Messenger.

Tapi bukan itu inti tulisan ini.

Seperti yang kita tahu, untuk setiap pesan WhatsApp yang kita kirim hampir selalu diikuti tanda centang yang masing-masingnya memiliki arti.

[arti tanda centang di setiap pesan wa, screenshot whatsapp faq]
[arti tanda centang di setiap pesan wa, screenshot whatsapp faq]
Masalahnya, terkadang ada beberapa kondisi dimana kita tidak ingin si pengirim pesan tahu bahwa pesannya sudah kita baca – meski sebenarnya kita sudah membaca pesan tersebut.

Untuk keperluan tersebut, WhatsApp sebenarnya sudah menyediakan opsi yang bisa kita akses di menu ‘Settings Account Privacy’ kemudian nonaktifkan (uncheck) tanda centang di bagian ‘Read receipts’.

[menonaktifkan opsi read receipts agar si pengirim pesan tidak tahu pesannya sudah dibaca, screenshot]
[menonaktifkan opsi read receipts agar si pengirim pesan tidak tahu pesannya sudah dibaca, screenshot]
Dengan menonaktifkan ‘Read receipts’, si pengirim pesan tidak tahu pesannya sudah dibaca.  Status pengiriman pesan di perangkatnya akan selalu tanda centang dua berwarna abu-abu.

Namun penggunaan opsi tersebut ada efek sampingnya:

  1. Penonaktifan ‘Read receipts’ berlaku untuk semua kontak WhatsApp kita tanpa kecuali.
  2. Kita sendiri akan mengalami hal serupa; tidak tahu apakah semua pesan yang kita kirim sudah dibaca si penerima atau belum. Semua pesan yang kita kirim ke siapapun statusnya akan selalu centang dua abu-abu.

Di luar cara tersebut ada beberapa trik yang bisa digunakan seperti mengintip pesan WhatsApp melalui notifikasi dan widget (yang tidak berguna apabila si pengirim mengirim pesan panjang berbaris-baris), pindah ke Airplane Mode (sepertinya cuma bisa untuk iPhone, lagipula nggak praktis), dll termasuk penggunaan aplikasi WhatsApp Plus.

Lompat sedikit, saya pernah menulis bahwa untuk perangkat Blackberry ada aplikasi bernama Peep It yang membuat kita bisa membaca pesan masuk tanpa si pengirim tahu bahwa pesannya sudah dibaca (status pengiriman pesan selalu D, bukan R).

Adakah aplikasi serupa untuk perangkat Android?

Jawabnya, ada!

SHH

Aplikasi ‘Shh’ dikembangkan oleh Pear Labs yang dilabel Google sebagai Top Developer sehingga sedikit banyak kita bisa mempercayainya meski di Google Play cukup banyak aplikasi serupa dari berbagai pengembang.  Sedikit informasi, aplikasi Shh pernah bernama Shh – WhatsApp Incognito dan Shh No Last Seen or Read.

You can safely read your WhastApp messages with our application. Your friends will never know you read them, begitu kata si pengembang aplikasi.  No read receipts, no blue check marks, no check ticks, no blue ticks or last seen conection

[shh, screenshot dari google play]
[shh, screenshot dari google play]
Dengan Shh, kita tak perlu memutus sambungan internet hanya untuk membaca pesan dari seseorang yang sedang kita hindari.  Menggunakan Shh, kita bisa untuk sementara mengabaikan si pengirim pesan (meski kita sudah membaca pesannya) sembari kita asyik ber-WhatsApp ria dengan orang lain.  Saat kita ingin membalas pesan tersebut entah kapan, cukup buka WhatsApp seperti biasa dan pura-pura minta maaf sambil beralasan baru buka handphone.

Menarik?

UNDUH, INSTAL, DAN JALANKAN

Shh bisa diunduh di Google Play:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.androidsxlabs.bluedoublecheck&hl=en

atau gunakan kotak pencarian Google Play dan ketikkan ‘Shh’ tanpa tanda petik.

Proses instalasi berjalan seperti umumnya aplikasi Google Play.  Setelah terinstal dan pertama kali dijalankan, Shh akan meminta beberapa kali konfirmasi dari penggunanya yang cukup di-tap saja sbb:

[konfirmasi dari shh, tap saja, alltechbuzz]
[konfirmasi dari shh, tap saja, alltechbuzz]
Khusus untuk pengaturan nomor 3, kita bisa menentukan apakah Shh akan bekerja pada percakapan japri, grup, atau keduanya.  Silakan pilih sesuai keinginan.

Selesai!  Shh sudah aktif!

Karena baru terinstal, layar Shh saat ini masih kosong.  Shh baru akan bekerja me-retrieve pesan setelah ada pesan WhatsApp baru yang masuk.

[shh pesan, screenshot]
[shh pesan, screenshot]
Cara menggunakan Shh adalah:

  1. Ketika ada pesan WhatsApp yang baru masuk, tunggu beberapa saat hingga pesan tersebut berhasil ditarik oleh Shh. Berdasar pengalaman, proses penarikan ini kadang cepat kadang lambat.
  2. Shh akan menampilkan notifikasi pesan baru layaknya WhatsApp, ini artinya pesan WhatsApp (yang ada di Shh) sudah bisa dibaca.
  3. Jalankan Shh untuk membaca pesan WhatsApp yang baru masuk tadi. Jika kita ingin membalas pesan tersebut, buka WhatsApp seperti biasa.

Mudah ‘kan?

PENUTUP

Seperti kebanyakan aplikasi Android, Shh gratis namun selama penggunaan kita akan disuguhi iklan.  Bagi pengguna yang ingin membeli versi Pro-nya, Shh dibandrol dengan harga mulai Rp7.000 menurut informasi pengembangnya.

Menurut Google Play, Shh sudah diinstal di hingga 5.000.000 perangkat dan mendapat rating 4.4.

Nah, apakah netter merasa perlu menginstal Shh?  Selamat mencoba!

Referensi & Tautan Luar:

  1. Shh – No Last Seen or Read, Google Play
  2. Most Popular Messaging App in Every Country, SimilarWeb
  3. 12 Most Used Messaging Apps, EnGadget
  4. Shh WhatsApp Incognito – Hide Last Seen, Blue Ticks and Read Messages Without Opening App, AllTechBuzz
  5. Apa arti tanda centang di sebelah pesan saya, WhatsApp FAQ
Sumber gambar: someecards (gambar hanya ilustrasi)
Tulisan ini dipublish pertamakali di blog.ryanmintaraga.com, copasing diizinkan dengan mencantumkan URL lengkap posting di atas atau dengan tidak menghapus/mengedit amaran ini
73 orang sudah membaca tulisan ini

2 thoughts on “WhatsApp Sudah Dibaca Tapi Statusnya Bukan Centang Biru, Bisakah?

  1. Wah ternyata bisa juga toh pemberitahuan pesan sudah dibaca disembunyikan.
    Kalau instal aplikasi SHH kayaknya makin banyak aplikasi yang dipasang di hp.
    Murah juga harga SSH yang pro, seharga isi pulsa 5.000.

Tinggalkan komentar, komentar Anda mungkin memerlukan moderasi

%d blogger menyukai ini: