[hisense f30 pureshot lite, youtube]

Review Hisense F30 PureShot Lite: 4G, RAM 2 GB, Bodi Mewah

Merek Hisense sebenarnya sudah cukup lama saya dengar karena pabrikan ini menjadi penyedia telepon cerdas untuk operator CDMA Smartfren, jadi sedikit banyak saya bisa menilai kualitas produk asal China tersebut diantaranya ketajaman layar yang tak perlu diragukan lagi.

Pertanyaannya adalah, bagaimana faktor lainnya – terutama kamera?

Semoga tulisan saya kali ini bisa memberikan gambaran sebelum netter memutuskan memboyong salah satu produk Hisense – terutama F30 yang jadi bahan review kali ini.

Karena bukan merek populer, saya agak sulit mencari harga pasar Hisense F30 yang berjuluk Pureshot Lite ini, hanya saja menurut perkiraan saat ini harganya ada di kisaran Rp 1.200.000 hingga Rp 1.400.000.  Saya sendiri kebetulan mendapat harga clearance stock sebuah toko online sehingga cukup membayar Rp 999.000 dengan metoda pembayaran di tempat.

Lantas bagaimana penilaian saya?

SPESIFIKASI TEKNIS HISENSE F30 PURESHOT LITE

Di situs resminya, inilah spesifikasi resmi Hisense F30 Pureshot Lite:

  1. Android 6.0 Marshmallow
  2. Jaringan 4G all operator
  3. 16 GB memori internal
  4. 2 GB RAM
  5. Layar IPS 5 inch resolusi HD (1280 x 720)
  6. Prosesor Qualcomm Quadcore 1 GHz
  7. Baterai 2.500 mAh, non-removable
  8. Kamera utama 8MP dan kamera depan 5MP
  9. Dual Nano-SIM Card

Untuk sementara pilihan warnanya hanya Rose Gold.

Satu yang menggelitik dari spesifikasi di atas adalah prosesor.  Di situs resminya tertulis prosesornya keluaran Qualcomm akan tetapi kenyataannya Hisense F30 Pureshot Lite dibenamkan prosesor keluaran MediaTek sbb:

[perhatikan, screenshot dari device menunjukkan bahwa prosesor yang tertanam di f30 adalah keluaran mediatek dengan seri mt6735p, screenshot]
[perhatikan, screenshot dari device menunjukkan bahwa prosesor yang tertanam di f30 adalah keluaran mediatek dengan seri mt6735p, screenshot]
Dari hasil penelusuran, prosesor MediaTek MT6735P adalah quadcore processor dengan kecepatan 1 GHz.  Semoga pihak Hisense segera meralat informasi soal prosesor ini di situs resminya.

Begini penampakan F30 Pureshot Lite:

[penampakan f30 pureshot lite, arenalte]
[tampak depan f30 pureshot lite, arenalte]
[tampak belakang f30 pureshot lite, arenalte]
[tampak belakang f30 pureshot lite, arenalte]
Dengan sekali lihat, penampilan Hisense F30 terkesan mahal, apalagi bezelnya terbuat dari metal.  Beberapa orang tak percaya jika perangkat ini saya dapat dengan harga murah, bahkan ada yang menyangka saya sedang menggenggam telepon cerdas merek lain.

Dilihat dari depan, tray untuk SIM Card terletak di sisi kiri sementara untuk sisi kanan terdapat tombol volume up-down dan tombol powerPort charging terdapat di sisi bawah sementara port audio ada di atas.

Di bawah bentang layar F30 seluas 5 inch terdapat tiga tombol sentuh yaitu ‘Recent Apps’, ‘Home’, dan ‘Back’.  Ketiga tombol sentuh tersebut tidak dilengkapi lampu sehingga sedikit merepotkan saat perangkat dioperasikan dalam gelap.

Di sisi belakang atas perangkat tersemat kamera dengan flash, di tengah tertulis identitas ‘Hisense’, dan di bawah terdapat speaker serta stiker postel.  Sekadar catatan berdasar pengalaman, karena speaker terletak di sisi belakang padahal saya terbiasa meletakkan perangkat dengan layar menghadap atas, beberapa kali saya tidak mendengar panggilan masuk ataupun bunyi pesan, ditambah lagi keluaran suara yang dihasilkan F30 memang terbilang kecil.  Perihal kecilnya suara ini sudah saya tes dengan memainkan satu video YouTube menggunakan F30 dan perangkat lain, walau volume sudah diset maksimal, tetap saja suara yang dihasilkan F30 terdengar kecil.

Kembali ke topik.

Untuk kartu memori, F30 Pureshot Lite menerapkan sistem hibrid sama seperti kebanyakan telepon cerdas masa kini.  Artinya, pengguna harus memilih apakah slot 2 akan diisi SIM Card atau kartu memori.  Bicara slot SIM Card, hanya slot 1 yang mendukung jaringan 4G, sementara slot 2 hanya mendukung jaringan 2G (EDGE).  Sempat ada kebingungan saat saya menempatkan kartu Indosat Oreedoo di slot 1 karena jaringannya hanya terbaca 2G padahal saya yakin sudah meng-upgrade-nya ke jaringan 4G.  Namun berhubung ada kerabat yang mengalami masalah serupa dengan Indosat di smartphone Xiaomi-nya, sementara ini saya menganggap masalahnya ada di provider karena saat menggunakan kartu XL, perangkat mengenali jaringan 4G dengan baik.

Kabarnya Hisense F30 mendukung pula jaringan 4G dari operator Bolt dan Smartfren, saya belum mencobanya.

Untuk memori internalnya, dari kapasitas sebesar 16 GB tersisa sekitar 10 GB.

Halaman berikutnya: Fitur dan Kinerja F30 PureShot Lite

2 thoughts on “Review Hisense F30 PureShot Lite: 4G, RAM 2 GB, Bodi Mewah

    • Setelah terbiasa memang ya, hasil kameranya tergolong menengah, nggak jelek meski belum bisa dibilang bagus. Mungkin waktu nulis artikel ini saya masih shock karena sebelumnya ngulas Oppo F1S, jomplang banget…

Tinggalkan komentar, komentar Anda mungkin memerlukan moderasi

%d blogger menyukai ini: