“Lely Nangis karena Dihamili Teman Facebook saat Suaminya Berdinas”, Sebuah Kisah Nyata?

Beberapa hari lalu di linimasa facebook saya ada yang men-share sekaligus mengomentari satu berita yang judulnya cukup mengundang rasa ingin tahu pembacanya, “Lely Nangis karena Dihamili Teman Facebook saat Suaminya Berdinas“.

Berita tersebut di-post di sebuah laman jaringan berita yang cukup punya nama, Tribun News dan ajaibnya sudah di-like serta di-share oleh lebih dari 41.000 pembaca!

tulisan ini sudah di-share & di-like oleh 41.000 pembaca! (screenshot dari makassar.tribunnews.com)
[tulisan ini sudah di-share & di-like oleh 41.000 pembaca! (screenshot dari makassar.tribunnews.com)]
Nah, seperti inilah pengakuan Lely yang saya salin utuh dari laman Tribun News Makassar :

RUMAH TANGGAKU HANCUR KARENA BB DAN FB

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ..

Namaku Lely.  Berjilbab.

Ibu rumah tangga dengan satu anak.  Umur 26 thn tapi banyak yang bilang aku masih seperti gadis.

Di sela-sela kesibukanku bekerja di konveksi, aku coba buka BB baru pemberian suamiku.  Tak lupa ku coba buka akun facebookku.  Kangen rasanya seru-seruan dengan teman-teman SMA dulu.

Dari fb, ku mengenal laki-laki.  Pemuda yang sukses dengan perdagangan dan pendidikannya.

Awalnya kami cuma saling like status lama-kelamaan beralih saling berkirim pesan.  Dalam pesan-pesan yang singkat kami pun saling rinci keadaan.  Meski dia tahu aku istri dan ibu dari anak 4thn, dia tetap manis menanggapinya.

Dari situ, kami teruskan kirim pesan dengan saling berikan pin BB.  Kirim foto dan berujung pada janjian adakan pertemuan.

Aku benar-benar khilaf dan terbuai suasana.

Dia memang lebih ganteng dari suamiku dan tak segan-segan memberikan sepatu, seragam sekolah, seragam olah raga dan tas mahal untuk anakku.  Bayangkan untuk membeli barang tsb dia rela merogoh ATM nya.  Aku begitu terharu.

Itulah awal pertemuanku.

Hari berikut koment-komentnya mulai sedikit genit dan nakal.  Dan anehnya aku makin terhibur dengan inbok-inbok nakalnya.

Mulailah setan merayapiku.

Aku tak segan-segan memberi foto telanjang dada permintaannya.  Malam-malam yang ada penuh bunga-bunga bangkai bertebaran.  Invite BB, FB dan mention twitter begitu berani, vulgar dan menantang birahi.  Aku gak menyangka, meski sudah beranak satu tapi masih ada perjaka yang menyukai.  Belum lagi, di profilnya dia merupakan mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di jogjakarta.

Minggu itu, di pertemuan kedua, kami sudah langsung cek in hotel di kotaku jakarta.  Sebulan dia di jakarta membuat kami sering adakan pertemuan hingga sampai pertemuan ke delapan.

3 bulan berlalu, aku mulai hamil.

Aku merasa biasa saja.  Tapi kedua orang tuaku bingung dan mempermasalahkan.  Pasalnya, sudah setahun suamiku kerja di pengeboran lepas pantai luar jawa.  Dan sudah barang tentu tak pernah setahun ini menyentuhku.

Aku tetap bilang pada mereka, bahwa ini adalah janin suamiku.  Tapi kedua orang tuaku tetap menuduhku melakukan serong.

Akhirnya, suamiku pun dituntut pulang.

Tanpa basa-basi, suamiku pun cek BB dan FBku.  Aku demikian bingung dan panik.  Masih ada pesan-pesan nakal ku di situ.

Aku menangis sejadi-jadinya.

Menyembah-nyembah, bertekuk lutut di hadapan suami dan kedua orang tua kandungku.

“Menantuku, cepat ceraikan dia, biarlah aku kehilangan anak gadis dari pada kehilangan menantu dan cucu sebaik kamu.” kata ibuku

“Dan kamu..!” ibu menudingku dengan mata berair.

“Pergilah kemana kau mau, sekarang juga.  Dan jangan pernah kau tampakkan wajah menjijikkanmu di hadapanku dan keluargaku.”

Aku keluar rumah dengan tangisan anakku.  Bahkan untuk memelukpun aku tak diizinkan.

Ku coba minta pertanggung jawaban dari lelaki itu, namun BB FB nya sudah tak aktif lagi.

Kuberanikan diri datang ke jogja kampus dimana dia kuliah.  Di KABAG kemahasiswaan, ternyata tak menemukan nama yang ku maksud.  Aku tunjukkan foto wajahnya, dan ternyata tiada ditemui wajah yang seperti itu.

Aku menangis sejadi-jadinya.

Kandunganku sudah hampir 6 bulan.  Uang sangu pun menipis.  Tak tahu kemana arah diuntung.  Tak tahu Kemana nasib akan menuntun.

BB dan FB benar-benar memporak porandakan rumah tanggaku.

# ibu-ibu, bapak-bapak dan sahabat-sahabat ku yang baik, gunakan BB FB sesuai kebutuhan dan kemanfaatannya, bila tak ada manfaaatnya dan malah menjerumuskan kita kedalam kemaksiatan, maka demi keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga, berhati hatilah main FB, chating dan invite BB.

Silahkan share demi kebahagiaan rumah tangga orang-orang terdekat kita.

Wallahu’alam bishshawab, ..

Tulisan tersebut awalnya disertai sebuah foto seorang perempuan muda dengan airmata mengalir di pipinya sbb :

lely-ok_20150616_145101
[ilustrasi untuk berita lely nangis, sebelum diganti (sumber : tribunnews)]
Di situsnya sendiri, Tribun News sudah memberikan amaran bahwa cerita di atas belum diketahui kebenarannya – termasuk foto yang terpampang tersebut.

sumber : makassar.tribunnews.com
[sumber : makassar.tribunnews.com]
Dengan tetap mengambil hikmah dari pengakuan Lely, saya menemukan beberapa ‘keanehan’ dalam cerita tersebut untuk disebut sebuah kisah nyata.  Keanehan yang saya temukan sudah saya tandai dengan bagian yang tercetak tebal dalam tulisan di atas.

Halaman berikutnya : Apa Saja Keanehannya?

27 thoughts on ““Lely Nangis karena Dihamili Teman Facebook saat Suaminya Berdinas”, Sebuah Kisah Nyata?

    • Ya, Mbak Fabina, di fb-nya sendiri ceritanya ternyata udah lama, tapi kok baru dipetik sekarang ya sama media? Saya sudah meninggalkan jejak di link mengharukannya πŸ™‚

  1. Dari foto yang matanya ketutup saya tahu itu foto artis. Eh beneran. Dian Ayu kan istrinya Omesh. Dua2nya presenter.

    BTW…..apapun yang berlebihan alias lebai emang nggak bagus. Orang2 pinter nemuin gadget buat memudahkan bukan menyusahkan. So tinggal kita mau yang mana. Mudhorot apa manfaat, pilihan di tangan kita.

    Met ibadahnya puasa Pak. Semoga lancar dan banyaak berkah. Amiin

    • Hehehe kalo saya malah nggak tau babar blas, Mbak, asli πŸ™‚
      Tuh Lely, dengerin tuh. Apa-apa jangan berlebihan, termasuk main fb dan bb, mendingan blog walking aja ke sini #eh

      Aamiiin untuk doanya…

  2. berita dengan cerita kayak gini udah sering kayaknya di facebook

    ah iya bang
    dikaskus juga lagi ada thread yang lagi fenomenal.

    sebuah cerita gitu, katanya kisah nyata. tertarik gk buat analisis ceritanya
    judulnya kalau gk salah, dia…dia sempurna

  3. mampus kau,

    sekalian aja aja kau mati.

    udah punya suami, ga bisa jaga vaginamu

    makanya jadi perempuan itu jangan selalu menyaring sesuatu dengan perasaan.

    baru 1 tahun gak disentuh udah kedinginan.

    badan mu itu lebih murah dari lonte.

    bodoh, wanita paling bodoh. gak pantas hidup.

    sekian.

  4. yeee pd kemakan smua nya … ini mah kerjaan iseng nya wartawan tribun, perhatiin aja setiap brita nya kagak ade sumber valid nya, cuman ngejar rating sama ads click doang … makanya ga usah pade di masukin dalem nye jidat kl ngebaca artikel di internet … Bray … Broo … Mpok … Ncang … Ncing …. Nyak … Babe …. Engkong … dlsb

Tinggalkan komentar, komentar Anda mungkin memerlukan moderasi

%d blogger menyukai ini: