[ilustrasi, nziff]

Gadis Bermata Bulan Sabit

Thea. Sudah 3 tahun aku mengenal gadis berambut hitam panjang tersebut. Gadis dengan sorot mata teduh. Gadis yang aneh, kata orang-orang. Bukan penyendiri tapi sering terlihat menyendiri. Bukan pemurung tapi sering terlihat murung. Dan… Banyak yang mengatakan Thea terobsesi dengan benda bernama dreamcatcher. “Dia sering banget beli dreamcatcher.” “Buat … Read more…

sumber: physics-astronomy

Perjalanan Melintas Waktu

Tahun 1935, Albert Einstein dan Nathan Rosen merumuskan bahwa struktur ruang-waktu yang melengkung bisa menghubungkan dua wilayah dari ruang-waktu yang jauh, melalui suatu bentuk serupa lorong sebagai jalan pintas dalam ruang.  Dengan menggunakan teori Relativitas Umum, Einstein mengusulkan adanya jembatan melalui ruang-waktu yang di kemudian hari dikenal sebagai ‘Jembatan … Read more…

Kisah Ben Buton: Diary Orang Ganteng

“Apa yang aku tulis di sini adalah kisah nyata, aku tidak mengarangnya.  Kisah-kisah dalam buku ini adalah pengalaman hidupku selama ini.” Sebaris kalimat di halaman pertama buku itu sangat menarik perhatianku.  Bukunya sendiri sudah sangat lusuh, kertasnya sudah menguning dengan beberapa bagiannya sudah bolong dimakan serangga.  Sebuah buku bekas … Read more…

Pusaran Takdir

Mbak Titi menatapku prihatin usai aku mengutarakan maksudku menemuinya pagi ini. “Kamu perlu berapa?” tanyanya kemudian dengan lembut. “Sekitar sepuluh juta, Mbak,” jawabku lirih.  “Untuk biaya persalinan Nia.  Dokter bilang ada kemungkinan Nia dirujuk ke Rumah Sakit untuk menjalani operasi caesar.  Aku sama sekali tak punya uang untuk biaya operasi, … Read more…

Mbah Buyut Sang Dukun

Namaku Ukik, orang-orang biasa memanggilku Mas Ukik.  Perawakanku biasa saja, tak ada yang istimewa. Saat ini aku bekerja sebagai asisten Mbah Buyut – begitu orang-orang memanggilnya – setelah grup wayang orang yang aku ikuti bubar karena kami tak lagi punya tempat untuk mentas.  Satu-satunya gedung sederhana yang kami miliki … Read more…

The Priceless Time

“Maafkan aku, Pandu.” Dengan langkah berat, Mia meninggalkan Pandu – adik kelas yang baru saja menyatakan suka padanya. Pandu – anggota tim basket itu –  hanya menatap nanar punggung Mia. Lagi-lagi aku ditolak? Pemuda itu menghitung, sudah lebih dari 3 kali gadis mungil kakak kelasnya itu menolaknya.  Jawaban yang … Read more…

Rhea : Sebuah Perjalanan Misterius

“Jadi, kau masih percaya bahwa manusia adalah makhluk yang diciptakan?” Rhea membuka percakapan. “Tentu saja aku masih percaya bahwa kita diciptakan,” tukas Adam. “Ya ya, dongeng nenek moyang kita zaman dulu.” Rhea merenung, menikmati setiap kalimat yang muncul dari diskusinya dengan Adam tentang manusia. “Kau sendiri,” kali ini Adam … Read more…

cerita cinta beda agama

Aku Tahu Kamu Mencintaiku

Cuaca yang semula panas menyengat mendadak berubah.  Langit menggelap, angin bertiup kencang, dan satu demi satu titik hujan turun dari langit – menusuk wajahku yang tak tertutup kaca helm.  Semula aku bertahan dan meneruskan laju motor, namun siraman air yang makin banyak membuatku menyerah. Aku menepikan motor dan berteduh … Read more…

Lakuna

Sore itu langit berwarna keemasan – seperti biasanya.  Seperti biasanya pula kami bertiga duduk diam memandangi matahari yang sebentar lagi tenggelam di ufuk. Entah berapa lama kami tenggelam dalam kesunyian. “Suara itu semakin jelas dan sering terdengar belakangan ini,” aku memulai percakapan. Salah satu dari mereka menoleh, “Benarkah?” tanyanya … Read more…

Impiannya, Impianku : Nisa

  Pendahuluan : Cerpen ini masih satu kesatuan dengan cerpen berjudul “Impiannya, Impianku : Andi” hanya mengambil sudut pandang yang berbeda.  Selamat membaca! “A, Nisa pengen punya pacar seperti yang di sinetron.” “Seperti yang di sinetron?” “Iya, A.  Kerjanya pake baju rapi, pake dasi, trus sepatunya mengkilaap banget.” Halaman … Read more…

Di Kereta Terakhir

Rion Jam yang sama, stasiun yang sama. Tanpa bersuara aku masuk ke dalam gerbong. Kereta yang sama, gerbong yang sama. Bahkan orang-orang yang sama. Aku tak tahu sudah berapa lama aku menjalani rutinitas ini. Semuanya sama. Hff… monoton… Hanya sesaat sebelum pintu otomatis menutup, seorang wanita tergopoh-gopoh masuk ke … Read more…