candramawa

19 Kata dalam KBBI yang Mungkin Belum Pernah Kita Dengar

Saya yakin kita sering mendengar peribahasa berikut :

“Bahasa menunjukkan bangsa”

Selain sebagai media komunikasi, bahasa juga menunjukkan identitas etnis dan latar sosial.  Makna di balik peribahasa tersebut mengungkapkan baik-buruk sifat dan tabiat orang dapat dilihat dari tutur kata atau bahasanya (sumber).

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang menurut saya unik karena bisa dengan mudah menyerap frasa dari bahasa asing.  Semasa sekolah dulu saya diberi contoh kata ‘lampu’ dan ‘bola’ yang merupakan serapan dari bahasa asing (Inggris) ‘lamp’ dan ‘ball’.  Mungkin ada contoh lain?

Jujur, semakin mengenal bahasa Indonesia, saya semakin mencintainya.

Berlebihan?  Entahlah.

Yang jelas tulisan ini lahir setelah melihat foto-foto yang di-share seorang teman di linimasa facebooknya.  Foto-foto tersebut sangat menarik perhatian saya – selain karena aspek fotografi dan desain grafis yang apik – yang terpenting dari foto-foto tersebut adalah pesan yang disampaikan si penggagasnya.

Foto-foto tersebut berasal dari akun facebook Kreshna Aditya yang salah satunya saya gunakan sebagai ilustrasi tulisan ini.

Bagus ‘kan?

Selain itu, siapa yang menyangka bahwa di KBBI ada frasa ‘candramawa’ yang berarti hitam bercampur putih (merujuk pada bulu kucing), netter bisa memeriksanya di sini.

Ya, lewat foto-foto tersebut, yang bersangkutan mengajak kita untuk lebih mengenal bahasa Indonesia sekaligus menawarkan frasa baru untuk memperkaya bahasa persatuan kita.

Pasar Bahasa

Di akun facebook-nya, Kreshna Aditya memperkenalkan istilah ‘Pasar Bahasa’ yang dibuat untuk eksperimen bahasa.

“Ada dua jenis lema yang ada di album yang akan terus ditambah isinya ini.  Pertama, lema bahasa Indonesia yang sudah resmi masuk KBBI namun jarang kita dengar dan pakai.  Perlu diangkat.

Kedua, lema bahasa asing yang menurut saya menarik untuk diadopsi ke dalam bahasa Indonesia.

Pada masing-masing foto, saya letakkan keterangan seperlunya.  Lema beserta foto visualnya akan saya tambah sesempatnya,” pungkas Kreshna Aditya.

Dan inilah sebagian kata-kata dalam KBBI yang terangkum di album Pasar Bahasa berikut keterangannya.  Selamat menyimak!

Beberapa kata yang sudah ada di KBBI :

  1. Ayut [kk] : bersetubuh
  2. Birai [kb] : dinding berukuran rendah di tepi jembatan atau tangga
  3. Candala [ks] : rendah, merasa rendah diri
  4. Candramawa [ks] : hitam bercampur putih
  5. Dersik [kb] : desir angin
  6. Gemintang [kb] : peta bintang, rasi bintang
  7. Gorilya [kb] : pencuri, maling, pencoleng
  8. Halai-balai [ks] : kusut, tidak karuan, terlantar
  9. Idrak [ks] : dalam keadaan merasakan, mencapai, mengetahui, menginsafi (sesuatu) yang diperoleh melalui pancaindra, akal, dan batin
  10. Klandestin [ks] : secara diam-diam, secara rahasia
  11. Mangkus [ks] : efektif, berhasil guna
  12. Panasea [kb] : obat bagi semua penyakit atau kesulitan
  13. Pancarona [kb] : beragam warna, pancawarna
  14. Sangkil [ks] : efisien, berdaya guna
  15. Sepai [kk] : pecah menjadi kecil dan terserak ke mana-mana
  16. Taklif [kk] : menyerahkan beban (tugas, kewajiban) yang sangat berat
  17. Risak [kk] : mengusik, mengganggu
  18. Rundung [kk] : mengganggu terus-menerus, mengusik, menimpa
  19. Wiyata [kb] : pendidikan, pengajaran
birai, frasa ini ternyata sudah masuk kbbi (sumber : facebook)

Beberapa lema yang belum ada di KBBI :

  1. Abhati [kb, sansekerta] : cahaya agung, cahaya suci
  2. Efemeral [ks, yunani] : tidak kekal, hanya bersifat sesaat
  3. Eunoia [kb, yunani] : pemikiran yang indah, pikiran yang baik
  4. Kulacino [kb, italia] : bekas air di meja akibat gelas dingin/basah
  5. Lakuna [kb, latin] : ruang kosong, bagian yang hilang
  6. Mangata [kb, swedia] : bayangan bulan di air yang berbentuk seperti jalan
  7. Meraki [ks, yunani] : melakukan sesuatu dengan cinta, kreativitas, dan sepenuh jiwa
  8. Mudita [kb, sansekerta] : perasaan bahagia melihat kebahagiaan/kesuksesan orang lain
  9. Petrikor [kb, yunani] : aroma harum tanah kering saat terkena hujan
  10. Serendipiti [ks] : menemukan sesuatu yang menyenangkan saat tidak bermaksud mencarinya
  11. Takaluf [ks, arab] : mengutamakan formalitas hingga menyulitkan diri sendiri
  12. Wasana [kb, sansekerta] : kekuatan bawah sadar yang mempengaruhi karakter
abhati, salah satu frasa baru yang ditawarkan pada pasar (sumber : facebook)

Keterangan :

  1. kb : kata benda
  2. kk : kata kerja
  3. ks : kata sifat

Itulah sebagian frasa yang berhasil saya ‘curi’ dari akun facebook Kreshna Aditya.  Dengan aksi ‘pencurian’ ini, saya berharap ada tambahan pengetahuan bagi kita para pengguna bahasa Indonesia.

Meminjam kalimat seorang taipan bisnis Alim Markus,

“Cintailah produk-produk Indonesia!”

Semoga tulisan singkat saya kali ini bermanfaat.  Ada yang berminat menambah perbendaharaan lema di atas?  Barangkali masih ada frasa lain yang belum pernah kita dengar?

Tautan Luar :

Untuk setiap klik tautan, Anda akan dibawa ke halaman iklan terlebih dahulu.  Agar mengetahui  alur kerjanya, Anda bisa membaca di halaman Kebijakan Iklan.
  1. Pasar Bahasa Kreshna Aditya
  2. KBBI
Tulisan ini dipublish pertamakali di blog.ryanmintaraga.com, copasing diizinkan dengan mencantumkan URL lengkap posting di atas atau dengan tidak menghapus/mengedit amaran ini
36.686 orang sudah membaca tulisan ini

11 thoughts on “19 Kata dalam KBBI yang Mungkin Belum Pernah Kita Dengar

  1. Panasea ada di BI ternyatah? Jadi inget pas main FF IX ada item panacea buat ngobatin status karakter yang kena poison kalau nggak salah XD

    Kalau necromancer kira-kira bisa jadi “nekromanser” nggak ya? @_@

    • Mbak Gusti, hoo main FF IX? Saya kok kurang sreg sama desain chara FF IX ya? Habis main FF VIII langsung skip ke FF X. Kalo di FF ingetnya cuma magic Ultima kalo nggak salah, udah lama banget soalnya 😀

      Nekromanser? Usulken sajah 🙂

  2. Kalau rajin baca buku desain terbitan ITB pasti ketemu lema aneh2 macam sangkil, mangkus, raut, barik, rona, dsb. Memang agak puyeng bacanya karena jarang digunakan. Ngomong2 temuan kata2nya (coinage) itu ngarang sendiri secara acak atau kata tersebut sudah ada sejak jaman moyang dulu ya?

    • Mas Pras, saya cuma nyolong dari akun facebook yang link-nya ada di akhir artikel saya 🙂
      Nah, bukunya menarik tuh, mari berburu 🙂

Tinggalkan komentar, komentar Anda mungkin memerlukan moderasi

%d blogger menyukai ini: